Pengertian, Struktur, dan Jenis Dinding Sel

Sel merupakan bagian terkecil pada sebuah hierarki kehidupan makhluk hidup ketimbang bagian yang lainnya. Termasuk salah satunya pada tumbuhan yang memiliki jaringan sel dengan fungsi menopang kehidupannya. Di dalam sel terdapat bagian-bagian yang melingkupinya, termasuk salah satunya adalah dinding sel yang bermanfaat, lantas bagaimana fungsi dinding sel tumbuhan.

dinding sel

Sel tumbuhan memiliki membran sel yang dilapisi oleh dinding sel, sebuah dinding pembatas kaku di bagian terluar sel tumbuhan yang membatasi ruang bagi sel untuk bisa membesar, dampak yang dimiliki adalah membuat sel tidak dapat bergerak dan berkembang dengan bebas. Dinding sel ini mampu melindungi sel dan memberikan kekuatan struktural terhadap sel tersebut.

Apa Itu Dinding Sel?

Dinding sel merupakan suatu lapisan luar yang mengelilingi sel-sel tertentu di luar membran sel, semua sel diketahui memang memiliki membran sel, tetapi sebagian besar tanaman jenis alga, jamur, bakteri dan archaea mempunyai sel terhadap dinding sel. Dinding sel memberi kekuatan struktural dan mendukung serta mengontrol jenis dan konsentrasi molekul yang memasuki atau pergi dadi sel.

Untuk bisa membentuk dalam dinding sel tergantung pada jenis organisme, dinding sel berarti yang sudah mengalami banyak perkembangan dalam berbagai kelompok organisme. Fungsi dinding sel tumbuhan adalah memberikan kekuatan struktural pada sel sekaligus melindungi sel tersebut. Selain itu juga memberi bentuk dan membantu pengangkutan berbagai substansi yang melewatinya.

Struktur Dinding Sel

Setiap organisme memiliki suatu struktur dinding sel yang berbeda, seperti pada tanaman yang biasanya terdiri dari polimer karbohidrat (selulosa, lignin, pektin dan hemiselulosa). Sementara pada jamur hanya terdiri dari kitin, pada alga terdiri dari pektin sederhana, glikoprotein dan sakarida gula, untuk struktur dinding sel bakteri terdiri dari peptidoglikan.

Struktur dinding sel tumbuhan terdiri dari komponen utama yang membentuknya yakni selulosa, merupakan karbohidrat yang membuat dinding sel kaku dan membentuk serat panjang, serat tersebut membentuk mikrofibril. Selain selulosa juga terdapat beberapa karbohidrat penting termasuk pektim, lignin dan hemiselulosa.

Karbohidrat membentuk dinding sel dengan membuat jaringan bersama dengan protein, sel pada tumbuhan memiliki sel primer tipis dan fleksibel selama proses pertumbuhan. Dinding sel terletak di antara yang sekunder dan lamella sentral, terdiri dari hemiselulosa, pektin dan glikoprotein, sementara dinding sekunder ada di dalam dinding sel.

Fungsi Dinding Sel Tumbuhan

Dinding sel memiliki fungsi yang berbeda, fleksibel tetapi memberi kekuatan sel yang melindungisel dari kerusakan fisik. Selain itu, juga memberi sel bentuk dan memungkinkan organisme mempertahankan bentuk tertentu dalam sepenuhnya. Dinding sel juga mampu memberi perlindungan terhadap patogen seperti bakteri yang mencoba memasuki sel.

Struktur dinding sel memungkinkan banyak molekul kecil melewatinya, tetapi bukan molekul besar yang bisa merusak sel. Fungsi lainnya adalah untuk mencegah protoplas tidak pecah dengan cara menyerap air dalam jumlah besar. Protoplas merupakan bagian dari sel tumbuhan dengan pengecualian dinding sel.

Semua organel sel tanaman yang terikat pada membran plasma disebut sebagai protokol, lalu ketika sel-sel tanaman memiliki fitur dalam protoplasma sulit untuk dihilangkang karena dilindungi dengan dinding sel yang kaku. Pada hakikatnya fungsi dinding sel tumbuhan dibagi menjadi dua jenis, yakni dinding sel primer dan dinding sel sekunder.

Kedua jenis dinding sel ini saling berikatan satu dengan yang lain karena pada dasarnya dinding sel primer membantu menghasilkan dinding sekunder. Kondisi ini dapat terbentuk apabila sel tumbuhan sudah selesai bertumbuh.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar