Tips Perawatan Rumah untuk Atasi Sembelit Pada Bayi

Dalam kondisi normal, bayi memiliki intensitas buang air besar yang cukup jarang. Biasanya, bayi bisa saja tidak buang air besar selama berhari-hari, bahkan melebihi satu minggu. Meski normal, kondisi ini juga bisa menjadi penanda sembelit pada bayi.

Sebagai orang tua, Anda perlu mengenali tanda-tanda apabila bayi Anda mengalami sembelit. Biasanya, bayi yang sembelit akan mengalami:

  • Jarang buang air besar
  • Berdarah saat buang air besar
  • Tinja yang keras
  • Menolak untuk makan
  • Perut yang mengeras atau kaku

Perawatan rumah untuk atasi sembelit pada bayi

Sembelit bukanlah kondisi yang berbahaya. Akan tetapi, tetap diperlukan penanganan khusus agar gejalanya tidak berlangsung terlalu lama. Selain menggunakan obat yang diresepkan oleh dokter, Anda juga bisa mengatasi sembelit pada bayi dengan upaya perawatan di rumah, seperti:

  • Olahraga bayi

Sama seperti orang dewasa, bayi juga bisa berolahraga. Olahraga bayi perlu dipandu oleh orang tua. Anda bisa mencoba menggerakkan tubuh bayi untuk merangsang bayi buang air besar.

Bayi biasanya belum bisa berjalan ataupun merangkak. Oleh sebab itu, Anda perlu secara rutin menggerakkan tubuh bayi dengan melakukan gerakan olahraga. Ikuti panduan dari dokter untuk mengetahui gerakan yang tepat untuk kesehatan bayi.

  • Memberikan cairan yang cukup

Kadar cairan dalam tubuh memiliki peran untuk mendukung proses buang air besar. Bayi juga memerlukan cairan ini agar terhindar dari sembelit.

Biasanya, bayi mendapat cairan dari ASI atau produk susu yang dikonsumsi. Namun, Anda sebaiknya menambahkan kadar cairan yang masuk ke dalam tubuh bayi dengan memberikan air atau jus buah yang aman bagi bayi.

  • Pijat

Anda bisa mencoba memijat bayi untuk memperlancar proses buang air besar pada bayi. Ada beberapa cara untuk melakukannya, salah satunya adalah dengan menggunakan ujung jari untuk membuat gerakan melingkar pada perut dengan pola searah jarum jam.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa mengelus kulit bayi dengan lembut dari area tulang rusuk ke bawah melewati pusar dengan ujung jari.

  • Jus buah

Bayi yang telah berusia 2-4 bulan telah diperbolehkan untuk mengonsumsi jus buah dalam jumlah yang sedikit. Anda perlu berhati-hati, karena tidak semua buah aman dikonsusmi oleh bayi.

Salah satu buah yang bisa memperlancar buang air besar bayi adalah buah pir. Berikan jus buah pir yang telah dicampurkan dengan air mineral pada bayi. Pastikan jus tidak terlalu manis dan aman bagi dinding mulut bayi.

  • Mandi air hangat

Sebaiknya, gunakan air hangat saat akan memandikan bayi. Jangan menggunakan air yang terlalu panas atau terlalu dingin. Hal ini bisa membantu untuk mencegah sembelit pada bayi.

Air hangat bisa membantu mengendurkan otot-otot bayi, termasuk otot pada area perut. Hal ini akan memudahkan bayi saat akan buang air besar.

Selain melakukan perawatan pada bayi, Anda juga bisa melakukan perawatan diri, khususnya bila Anda masih berada pada periode menyusui. ASI yang dikonsumsi oleh bayi akan dipengaruhi oleh pola hidup Anda, sehingga penting bagi Anda untuk memastikan kualitas ASI yang diberikan.

Menjaga kualitas ASI bisa diwujudkan dengan rutin berolahraga, mengatur pola makan, dan diet sehat. Selain itu, Anda juga bisa meningkatkan konsumsi makanan berserat, seperti brokoli, pir, apel tanpa klit, dan buah persik.

Lakukan upaya perawatan sedini mungkin untuk meredakan sembelit pada bayi. Apabila perawatan di rumah tidak efektif untuk mengatasinya, lakukanlah pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar