Command Language

A. Definisi

Command Language merupakan bahasa atau perintah yang digunakan untuk melakukan fungsi tertentu sesuai keinginan user.
Sistem hanya menyediakan prompt dan syntax (instruksi) saja, sehingga pada interaksi ini berbasis text. User harus menginputkan perintah dengan syntax yang benar agar bisa melakukan tujuan yang diinginkan.
Biasanya Pengguna Command Language adalah expert user, yang terbiasa dan memang membuat mereka lebih cepat dalam menggunakan komputer.
Contoh Sistem Operasi yang sering menggunakan command Language :
– DOS
– UNIX

B. Prinsip Desain Dialog

  1. Command Language Semantic
    Seimbangkan kehandalan dan kesederhanaan (kesempurnaan dan minimalitas) berdasarkan kebutuhan user
    Kesempurnaan : handal dan mudah digunakan, tetapi kompleks. Biasanya untuk sistem yang frekuensi penggunaannya tinggi.
    Contoh :
    – delete
    – „insert
    – „insert
    -„replace
    – „copy
    – „move„
    – rename„
    – select
    „Minimalitas : kesederhanaan dan mudah dipelajari, tetapi kurang handal Biasanya untuk sistem yang frekuensi kurang handal. Biasanya untuk sistem yang frekuensi penggunaannya rendah
    Contoh :
    – delete„
    – insert„
    – „copy
  2. Command Language Syntax
    Gunakan sintaks yang konsisten„.
    Gunakan sintaks action-object‰.
    Contoh Benar :
    – „Get the file
    – „Send the file„
    – Print the file‰
    Contoh Kurang Benar :
    – The file get„
    – The file send„
    – The file print
    Ketentuan :
    – Hindari penggunaan simbol atau tanda yang berubah-ubah.
    Contoh: tanda asterik (*) dan dollar ($) secara‰ bergantian
    – „Hindari positional grammar‰
    Contoh: Copy / FileA / FileB„
    – Syntax command language sebaiknya natural dan memudahkan untuk mengingatnya.„
    – Hindari penggunaan yang terlalu sering terhadap shift dan control keys.
  3. Command Language Lexicon
    – Gunakan kata-kata user, bukan kata-kata komputer.„
    – Izinkan penggunaan command names yang tidak disingkat, meskipun singkatan command names juga diperbolehkan.„
    – Gunakan aturan yang simple dan konsisten untuk yg psingkatan command names.
  4. Command Language Interaction
    – Posisikan command line di baris terbawah dari screen atau window.
    – Sediakan pendukung yang interaktif melalui default, command editing, Intelligent interpretation, type-ahead, dan feedback.„
    – Sediakan bantuan memori seperti referensi on-line.„
    – Sediakan function keys untuk commands yang frekuensi penggunaannya sering.

C. Kelebihan dan Kekurangan

  1. Kelebihan
    a. Powerfull
    Kehandalan dan efisiensi yang dihasilkan oleh command languages merupakan hasil dari sistem yang menghasilkan prosedur kompleks, menyimpannya sebagai file, script atau macro dan kemudian dapat dieksekusi dengan nama yang simple.
    b. Flexible, User Controlled
    User dapat dengan leluasa menggunakan apa yang ingin digunakan.
    c. Fast and Efficient
    Meskipun pada command language membutuhkan pengetikan lebih sering dibanding beberapa dialog, namun ternyata bisa lebih cepat dan efisien.‰
    Command yang komplek lebih cepat daripada melalui banyak screen scanning untuk pilihan menu atau navigasi, dan pengisian field.
    d. Uses Minimal Screen
    Interface ini hanya membutuhkan satu baris dari layar untuk entri command.
  2. Kekurangan
    a. Difficult to Learn
    Interface command language lebih kepada proses ‘recall memory’ sehingga sukar untuk dipelajari Akibatnya faktor mudah digunakan (ease of use) tidak dapat tercapai karena tidak mudah dipelajari.
    b. Difficult To Remember
    Diperlukannya pengguna secara teratur sehingga user dapat mengingat setiap perintah dan syntax dengan baik.
    c. Assumes Typing Skill
    Diperlukannya skill mengetik dikarenakan biasanya menggunakan perintah-perintah pengetikan khusus.
    d. Enhancement are Visible
    User tidak mengetahui kapan perubahan telah dibuat pada sistem (melalui interface).
    e. Error Prone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *