Error Handling

A. Definisi

  • Error Handling pada berbagai macam keadaan dalam pemrograman. Setiap ada kesalahan, maka eksekusi program tidak akan dihentikan secara tiba tiba, tetapi akan diteruskan ke baris program yang terdapat script penanganan kesalahan.
  • Dengan adanya error handling ini maka program akan semakin user friendly bagi para penggunanya (user), baik user tingkat pemula hingga expert.

B. Tujuan

  • Meminimalkan kesalahan User.
  • Menyediakan kemudahan recovery dari kesalahan

C. Contoh Kejadian

  • Interaksi melalui menu lebih dapat menghindarkan user dari kesalahan daripada menggunakan perintah baris.
  • Compaq ( Perusahaan Komputer Amerika ) pernah mempertimbangkan untuk mengubah “Press Any Key” menjadi “Press Enter Key” dikarenakan banyak konsumen menelepon dan menanyakan letak tombol “Any” di keyboard.

D. Jenis Error

  • Perceptual Error
    kesalahan yang disebabkan oleh ketidak jelasan keterangan dari petunjuk penggunaan yang menyebabkan kesalah tanggapan dari pihak pengguna atau user. Contoh nya ada icon yang memiliki arti ambigu dalam sebuah desain antar muka
  • Cognitive Error
    kesalahan yang diakibatkan oleh kemampuan memecahkan oleh user atau karena terlalu banyak konteks dan informasi status. Contoh : argumen yang tidak konsisten pada pada sintak command language
  • Motor Error
    kesalahan yang disebabkan oleh ketidak sinkronan antara mata, tangan dan kemampuan yang dimiliki oleh user. Contohnya user salah dalam melakukan penulisan yang diakibatkan pengetikan yang terlalu cepat

E. Jenis Kesalahan User

Mistake
kesalan yang terjadi ketika user berpikir bahwa sudah melakukan hal yang benar namun sebenarnya user melakukan kesalahan. Contohnya user membuka file yang doesn’t exist dan user salah mengartikan suatu menu.

  • Slip
    kesalahan diluar keinginan user (ketidak sengajaan). Contohnya terjadi kesalahan meng-klik menu yang diinginkan

F. Jenis Kesalahan Program

  • Syntax Error
    kesalahan dari penulisan syntax pada program sehingga syntax tersebut tidak dapat dieksekusi oleh program dan membuat program eror. Contoh : pada C++, baris kode harus selalu diakhiri dengan tanda (;) atau kesalahan penulisan pada standar penulisan program.
  • Logical Error
    kesalahan yang disebabkan oleh programmer karena kesalahan penulisan atau rumus yang diterapkan. Contoh : saat kita membuat program yang menghasilkan nilai luas, kita menuliskan 7 tetapi hasil yang ditampilkan program adalah 11 atau pada saat kita menulis variabel s adalah hasil tambah, tetapi yang didekrasikan pada awal adalah S besar.
  • Runtime Error
    kesalahan yang terjadi ketika sebuah program komputer dijalankan.
    Penyebab :
    – Korup atau registri kesalahan yang menyebabkan program mengalami kerusakan.
    – Lengkap tidaknya instalasi tertentu, File atau folder yang dibutuhkan untuk menjalankan program telah hilang atau tidak dapat ditemukan didalam direktori.
    – Drive telah usang.
    – Adanya virus yang menyerang file instalasi.

G. Jenis Error Handling

  • Error Prevention
    mencegah kesalahan user sehingga skala kesalahan user dapat diminimalisir agar tidak terjadi eror yang lebih fatal disuatu sistem. Contohnya munculnya error message untuk menghindari adanya kesalahan yang lebih fata
  • Error Recovery
    untuk memperbaiki kesalahan terhadapa suatu kesalahan yang sudah terlanjur dilakukan oleh user. Contohnya user sering melakukan undo atau cancel dalam suatu sistem

H. Format Error Handling Yang Benar

  1. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh user.
  2. Hindari kata kasar &/ menyinggung
  3. Hindari kalimat perintah.
  4. FAQ ( Frequently Asked Questions ).
  5. Optimalisasikan dan pemanfaatan undo redo function dan cancel.
  6. Menyiapkan berbagai macam model respon.
  7. Validitas masukan / inteligent error checking dan recovery.
  8. Proteksi pengguna.
  9. Penampilan pesan.
  10. Optimasikan fungsi HELP ( quick access help ).
  11. Editing of Error Fields.
  12. Desain yang efektif dan effisien.
  13. Return cursor dan Highlight error.
  14. No Interupting Work Flow.
  15. Confirmation Commands.

I. Kelebihan & Kekurangan

  • Kelebihan
    – Membantu User dalam menangani kesalahan.
    – Mempermudah programmer dalam aksi debug.
    – Resiko kehilangan data dapat di minimalisir.
    – User tidak perlu melakukan Restart pada program jika terjadi error
  • Kekurangan
    – Memperumit kode program
    – Programmer harus tahu kesalahan apa yang mungkin terjadi
    – satu fungsi pada program dapat memiliki berbagai kemungkinan kesalahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *