DAYA GUNA

Pengertian Daya Guna

Merupakan tingkat produk dapat digunakan yang ditetapkan oleh user untuk mencapai tujuan secara efektif dan tingkat kepuasan dalam menggunakannya. Daya guna berguna untuk mengukur sejauh mana penerimaan pengguna terhadap sistem yang subjektif atau mendasar.

Atribut Daya Guna

Atribut daya guna meliputi :

  • Efektivitas  (ketelitian dan kelengkapan dimana user mencapai tujuan)
  • Efisiensi  (sumber daya pembelajaran dalam hubungannya dengan ketelitian dan kelengkapan untuk user)
  • Kepuasan  (bebas dari ketidak-nyamanan dan sikap positif dalam menggunakan produk)

Metode Pengukuran Rekayasa Daya Guna

picture1

  • Pembangunan sistem komputer biasanya melibatkan dua proses pengumpulan data yaitu Pembahasan dan Pengujian.
  • Pembahasan dan pengujian daya guna yang dilakukan dengan benar akan memberi manfaat penghematan biaya pembangunan sistem.
  • Sistem yang mempunyai daya guna tinggi dapat mengurangi biaya pelatihan, support consume dan meningkatkan kepuasan pengguna.

Faktor Daya Guna

Beberapa faktor yang menentukan bahwa suatu sistem itu “USABLE/usability” (boleh digunakan) :

  • Efektifitas 

Ketelitian dan kelengkapan dimana pengguna mencapai gol mereka

  • Learnabilitas 

Mudah untuk dipelajari oleh user baru

  • Efisiensi 

Steady-state penampilan pengguna ahli.

  • Memorabilitas 

Mudah di dalam menggunakan sistem dan perintah-perintahnya mudah diingat.

  • Kesalahan/error 

Tingkat kesalahan yang kecil.

  • Kepuasan subjektif/satisfaction 

bagaimana sistem nyaman digunakan.

Daya Guna Heuristik

Daya Guna merupakan prinsip atau panduan untuk merekayasa bentuk user interface :

  • Dialog yang sederhana dan alami (simple and natural dialogue)
  • Berbicara dengan bahasa user (speak the user language)
  • Mengurangi beban ingatan user (minimize user memory load)
  • Konsisten (consistency)
  • Sistem timbal balik (system feedback)
  • Jalan keluar yang jelas (clearly mark exit)
  • Jalan pintas (shortcut)
  • Pesan-pesan kesalahan yang baik (good error message)
  • Mencegah kesalahan (prevent errors)
  • Bantuan dan dokumentasi (help and documentation)

Siklus Hidup Daya Guna

1)  Kenali Pengguna

Masalah yang sering dihadapi dalam “mengenali pengguna” adalah kesulitan untuk mendapatkan sasaran. Oleh karena itu perlu dilakukan hal sebagai berikut :

  • Riset kualitatif seperti pengamatan dan wawancara
  • Mengklasifikasikan user berdasarkan perilaku dan variabel demografis (lingkungan)
  • Identifikasi tujuan user dan attitude
  • Menganalisa aliran kerja dan konteks kerja
  • Menyusun tipikal skenario user

2) Daya guna Benchmarking

Riset terhadap pengguna akhir :

  • Setelah wawancara dan observasi terhadap user secara umum dan end user secara khusus, maka akan didapat gambaran terhadap calon pengguna dari suatu sistem.
  • Perlu diperhatikan siapa yang akan menggunakan produk yang sedang dibuat Analisis perbandingan di antara beberapa produk bisa menghasilkan keputusan yang lebih baik, bahkan bisa menghasilkan panduan baru dan memberi cadangan ide yang lebih baik terhadap rekayasa bentuk.
  • Menganalisa produk kompetitif dan heuristical interface dilakukan dengan jalan

3) Desain Interaksi Berorientasi Tujuan (Goal-Oriented Interaction Design)

  • Cara kerja komputer tidak sama dengan manusia.
  • Bagian perangkat lunak harus jelas, yang dituliskan pada instruksi pemrograman
  • Bentuk interface harus bisa menyesuaikan dengan permintaan manusia.

4) Interactive Design

Bertujuan untuk tes, desain dan re-desain. Kemudian membangun suatu prototype desain dengan cara :

  • Menemukan masalah daya guna
  • Menetapkan masalah untuk interface baru :
  • Mengikuti dasar pemikiran desain, mengapa perubahan dibuat
  • Mengevaluasi interface

5) Prototyping

Membangun suatu prototype dengan cara :

  • Penjelasan verbal
  • Prototipe di atas kertas
  • Kerja dari prototipe
  • Implementasi dari final desain

6) Daya guna Evaluasi (Inspection and Testing)

  • Daya guna inspeksi (pemeriksaan kinerja)
  • Daya guna Pengujian

7) Studi Lanjutan (Follow-Up Studies)

Dilakukan dengan cara :

  • Studi dengan cara wawancara, daftar pertanyaan, pengamatan
  • Studi pasar berkaitan dengan apa kata orang tentang sistem yang dibangun
  • Instrumentasi software
  • Menganalisis keluhan user, permintaan, dan laporan tentang adanya bug

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *