Respone Time dan Error Handling

Responds Time

Waktu tanggap yang diberikan antar muka/interface ketika user mengirimkan permintaan ke komputer. Secara umum user menginginkan program aplikasinya dapat memberikan waktu tanggap yang sependek-pendeknya. Prinsip utama pada responds time adalah memberikan informasi dan pengoptimalan layout sesuai dengan tugasnya yang idealnya responds tidak lebih dari dua detik.

Apabila Responds Time Cepat

  • User merasa puas dengan kinerja komputer
  • User bisa menjadi lebih produktif

Apabila Responds Time Lambat

  • User frustasi
  • Waktu terbuang untuk menunggu
  • User menjadi gelisah dan tidak fokus terhadap perkerjaan

Faktor yang mempengaruhi Responds Time

  • Jumlah Pengguna
  • Kecepatan Transmisi
  • Kompleksitas interaksi

Kriteria kinerja yang diuji pada respons time

  • Fairness
  • Efisien
  • Waktu Tanggap
  • Turn Around Times
  • Throughtput

Display Rate

Alphanumeric Display

Merupakan tampilkan yang menggabungan angka dan huruf. Kecepatan waktu tanggap per detik untuk bisa menampilkan informasi yang nantinya dapat dipahami oleh user.

World Wide Web Applications

aplikasi yang berbasis web dan terhubung dengan database Kecepatan waktu tanggap tergantung pada kecepatan transmisi.

Fase Model IMK

  • Perceptual (read scan)
  • Kognitif (think)
  • Sistem Motor (respon)

Error Handling

Error handling adalah sistem penanganan kesalahan (error) dalam berbagai macam keadaan pada sebuah program. Dengan adanya error handling ini maka program akan semakin user friendly bagi para penggunanya (user), baik user tingkat pemula hingga expert

Macam -macam jenis error handling

  • Perceptual error : adanya kesalahan yang disebabkan oleh ketidakjelasan keterangan dari petunjuk pengguna yang menyebabkan kesalah tanggapan dari pihak pengguna (user).
  • Cognitive error : kesalahan yang diakibatkan oleh kemampuan  memecahkan oleh user, terlalu banyak konteks dan informasi status.
  • Motor error : adanya kesalahan yang disebabkan oleh ketidak sinkronan antara mata, tangan, dan kemampuan yang dimiliki oleh user.

Jenis-jenis kesalahan dari program

Syntax error

  • Merupakan kesalahan dari penulisan syntax pada program sehingga syntax tersebut tidak dapat dieksuke oleh program, dan akan membuat program error.
  • Contoh syntax error : pada program C setiap baris selalu diakhiri dengan tanda (;) jika tidak diakhiri oleh ; maka program akan error

Logical error

  • Merupakan kesalahan yang disebabkan oeh programmer karena kesalahan penusilan atau rumus yang diterapkan
  • Contoh : jika kita membuat program perhitungan namun tidak menghasilkan tidaksesuai yang diinginkan maka itu disebut logical error

Runtime error

  • Merupakan kesalahan yang terjadi ketika sebuah program dijalankan.
  • Contoh jika anda sengaja menghapus beberapa file penting yang digunakan oleh suatu aplikasi, maka terdapat kemungkinan akan terjadi Run-time Error saat aplikasi tersebut dijalankan.

Jenis -jenis kesalahan user

  1. Mistake : kesalahan ini terjadi ketika user berpikir bahwa sudah melakukan hal yang benar, namun sebenarnya yang terjadi user melakukan kesalahan
  2. Slip : Terjadi Kesalahan di Luar Keinginan User

BENTUK – BENTUK PENCEGAHAN DAN PERBAIKAN KESALAHAN (ERROR HANDLING)

Error Prevention

  • Untuk mencegah kesalahan user sehingga skala kesalahan user dapat diminimalisir agar tidak terjadi error yang lebih fatal di suatu sistem.
  • Contoh : yang sering digunakan adalah memunculkan error message untuk menghindari adanya kesalahan yang lebih fatal

Error Recovery

  • untuk memperbaiki kesalahan terhadap suatu kesalahan yang sudah terlanjur dilakukan oleh user.
  • Contoh : yang sering dilakukan adalah adanya sistem “undo” dan “cancel” didalam suatu sistem

Cara Membuat Error Handling yang Baik

  1. Hindari kata-kata seperti : Bad,Dummy,dll
  2. Hindari kalimat perintah
  3. FAQ(Frequently Asked Question)
  4. Optimalisasikan dan pemanfaatan undo dan reedo function dan cancel
  5. Menyiapkan berbagai macam model respon
  6. Validasi masukan/intellegent error checking & recovery
  7. Proteksi pengguna
  8. Penampilan pesan
  9. Optimasisasi fungsi help (Quick Access Help)
  10. Editing of error field
  11. Desain yang efektif dan efisien
  12. Return cursor & Hightlight error No interrupting work flow
  13. Confirmation commands

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *