Cara “e-commerce” hadapi pandemi corona

Cara “e-commerce” hadapi pandemi corona

Salah satu pilihan berbelanja di saat karantina mandiri di tengah merebaknya virus corona COVID-19 adalah dengan berbelanja kebutuhan secara online.

Menghadapi pandemi virus corona, perusahaan e-dagang yang terafiliasi

dengan JD.com, JD.id melakukan sejumlah langkah pencegahan untuk memastikan kebersihan lingkungan kerja, stok barang, paket siap kirim, serta kesehatan dan keselamatan seluruh pegawai.

Baca juga: Blibli buat program untuk atasi sampah belanja online

Baca juga: Siasat membuat merek yang sukses gaet konsumen digital

“Kita memastikan warehouse, drop point, dan pegawai yang bertugas selalu dalam kondisi bersih dan sehat,” kata Marketing Chief JD.id, Mia Fawzia dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

JD.id secara ketat melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan

sebelum pegawai memasuki area kerja, dan melakukan pengecekan suhu tubuh secara rutin.

“Pegawai wajib mencuci tangan atau pemakaian cairan pembersih tangan, dan penggunaan sarung tangan dan masker di warehouse. Hal ini dilakukan demi menjaga agar barang-barang bebas segala virus dan bakteri,” kata Mia.

Selain itu, seluruh area warehouse dan drop point juga disemprot disinfektan.

JD.id juga menambah stok barang secara berkala guna memastikan

kuantitas stok produk yang memadai, terlebih dalam hal pasokan makanan, produk kesehatan, dan obat-obatan, yang saat ini paling dibutuhkan konsumen.

“Kita juga dengan teliti memeriksa setiap barang yang diterima dari supplier saat proses loading dan melakukan quality control secara rutin. Kita cek apakah barang memiliki izin edar yang resmi, memiliki info tanggal kadaluarsa yang jelas, dan layak untuk dipakai atau dikonsumsi,” kata Mia.

sumber :

https://voi.co.id/seva-mobil-bekas/