Umpan ikan bawal

Ikan bawal merupakan predator air tawar yang mempunyai sensasi strike yang lumayan menantang. Sambaran ikan ini mampu membuat joran melengkung dan memberikan perlawanan yang sengit. Ikan ini mempunyai gigi yang tajam, jadi ketika terjadi strike kita harus cepat – cepat mengangkat ikan ini ke daratan agar senar pancing tidak putus terkekan gigitan ikan ini.

Umpan ikan bawal

Mancing bawal di kolam harian memerlukan strategi khusus agar bisa mendapatkan banyak ikan. Strategi yang pertama adalah ketahui dulu lokasi kolam harian yang akan kita pancing. Sebelum kita ikut mancing bawal di kolam harian tersebut, ada baiknya kita melakukan survey terlebih dahulu, survey terdiri dari lapak yang akan kita tempati dan umpan yang akan kita pakai. Lapak harus kita amati apakah disitu menjadi tempat berkumpulnya ikan bawal atau tempat dimana ikan bawal diturunkan. Untuk menentukan umpan, kita bisa melihat pemancing lain disitu yang sering ngangkat bawal, kita pakai aja umpan yang sama.

Teknik Memancing Ikan Bawal dan Meracik Umpannya

Strategi yang lain yang tidak kalah penting adalah datang pagi – pagi ke kolam mancing bawal harian. Pada pagi hari bawal masih sangat rakus untuk mencari makan, sehingga pakai umpan apa saja akan segera disambar. Pengalaman mancing bawal di kolam harian, ikan sama sekali tidak mau makan umpan ketika hari sudah siang. Selain sudah tidak nafsu makan, ikan – ikan yang ada di kolam sudah diangkat para pemancing yang lain.

Kalau sudah begini yang perlu kita lakukan adalah lebih konsen lagi pada pergerakan air dimana menandakan umpan ikan bawal berada. Gerakan sekecil apapun yang terjadi pada pelapung kita harus direspon secepat mungkin, karena pada posisi ini kita tidak lagi mengharapakan bawal memakan umpan kita, tetapi berharap ikan bawal tersambar oleh hentakan kail yang kita lakukan.


Mancing Dengan Cara Kasting

Memang, lagi-lagi, cara mancing bawal di kolam pemancingan dengan kasting memakai minnow ataupun spoon tidak sepopuler cara mancing tradisional. Dari puluhan pemancing yang membanjiri sebuah kolam bawal di hari libur misalnya, belum tentu satu diantaranya memancing dengan artificial lure.

Tapi jika ternyata Anda adalah satu di antara sekian banyak pemancing tradisional di kolam bawal itu yang memancing dengan artificial lure Anda tak perlu berkecil hati. Karena Anda juga pasti bisa ‘memanen’ bawal di kolam itu sama seperti mereka. Apalagi cara mancing Anda lebih cool. Jadi santai saja.

Layaknya kolam pemancingan, areal paling dalam atau lubang atau drop off-nya kolam biasanya terletak di tengah-tengah kolam. Ini sebenarnya dalam rangka fair play saat mancing di kolam sehingga dimanapun posisi pemancing berdiri mereka memiliki akses yang sama terhadap wilayah konsentrasi ikan.

Sebelum memulai kasting perhatikan dahulu kondisi permukaan kolam. Jika banyak tenggakan di kolam, maka umpan minnow pun sudah cukup karena itu artinya ikan banyak naik ke dekat permukaan. Tetapi jika sedikit tenggakan mungkin anda perlu memasang spoon atau deep diver minnow karena itu artinya ikan sedang dekat dengan dasar. Minnow atau spoon yang bisa dipakai antara ukuran 3 cm sampai 5 cm. Jangan lupa perhatikan kualitas hooks yang terpasang di minnow ataupun di spoon Anda. Jika yang terlalu murahan baiknya hook diganti dengan yang cukup baik agar tidak lempeng saat disambar bawal.

Piranti yang Anda butuhkan cukup yang kelas ringan. Joran kelas 1000, 2000 sudah cukup. Tali mono cukup kelas antara 6 lbs sampai 8 atau 10 lbs. Tapi tambahkan leader agak besar di ujung tali (sekitar 20 lbs) untuk menahan gigitan bawal. Jika semua piranti sudah siap di genggaman kemudian kastinglah sampai menjangkau areal ikan tersebut. Lebih baik jika bisa melewati areal itu. Tetapi karena kolam pemancingan biasanya ramai maka jangan memaksakan kasting jauh-jauh kecuali akurasi Anda sudah sangat baik. Karena jika akurasi Anda buruk dan sering menyangkut ke line orang non sport angler Anda biasanya akan diomongin atau diteriakin “Kalau mau mancing cara itu di laut saja!”. Atau yang lebih parah “Sok pamer nih.”