Skip to toolbar

Bangun Rumah Dengan atau Tanpa Kontraktor ? – Perjalan Pulang Tim Kontraktor Jakarta

Perjalanan pulang ke jakarta, saya dan tim kontraktor jakarta bertemu seorang ibu di bandara ngurah rai bali. Setelah basa basi sedikit, ibu ini cerita kepada saya di ruang boarding room ketika menunggu pesawat jurusan jakarta datang. Beliau cerita tentang pengalamannya memulai bangun rumah keluarga mereka, yang katanya dengan modal nekat membangun rumah sendiri tanpa bantuan jasa arsitek dan kontraktor rumah.

Cerita bangun rumah kepada tim kontraktor

Benar, membangun tanpa pengalaman membangun rumah sebelumnya termasuk tindakan yang nekat. Terlalu banyak pekerjaan konstruksi bangunan dan struktur bangunan yang menjadi taruhannya. Kesulitan pekerjaan pondasi, pekerjaan struktur bangunan, pekerjaan tembok rumah , pekerjaan rangka atap baja ringan hingga pekerjaan atap genteng keramik rumah memiliki kesulitannya masing masing. Sedangkan untuk pekerjaan yang relatif mudah seperti pekerjaan cat tembok ,pekerjaan keramik lantai rumah ,pekerjaan keramik dinding tentu mudah dikerjakan sendiri karena terkait dengan estetika saja. Belum lagi bila rumah tahan gempa yang menjadi keinginan mereka. Karena rumah tahan gempa membutuhkan perhitungan struktur maka kita hanya bisa bangun rumah tahan gempa dengan bantuan spesialis kontraktor rumah tahan gempa.

Full komitmen bangun rumah baru

Beliau hanya ditemani suaminya untuk kemudian berkomitmen membangun rumah baru. Suami istri ini takut mengunakan jasa kontraktor rumah karena merasa alokasi dana biaya bangun rumah -nya terbatas. Jalan keluarnya suami istri ini mengunakan tukang bangunan dengan model borongan pekerjaan. Jasa bangun rumah dengan tukang yang sudah ditetapkan dengan material bangunan di belikan langsung sendiri oleh suami istri ini.

Desain arsitek dari brosur rumah

Sedangkan untuk desain arsitek ditetapkan dengan mengambil desain rumah dari brosur perumahan. Mereka mempunyai banyak karya arsitek dengan desain arsitektur dari banyak brosur perumahan. Kembali ke pekerja tukang bangunan. Pekerjaan diborongkan agar diharapkan supaya cepat selesai pekerjaannya karena memang tukang akan bekerja lebih cepat agar bisa dapat lebihan bila selesai dikerjakan. Suami istri ini juga khawatir bila tukang pekerjaan dengan harian akan lebih lama.  Ya, dalam hati saya sependapat dengan ibu di depanku ini. Memang tukang bangunan dengan borongan konstruksi rumah akan lebih cepat, namun hasilnya biasanya kurang (tidak) bagus. Terkadang ada saja yang harus ditambal dikemudian hari. Sebaliknya tukang dengan sistem harian, akan dapat bekerja lebih tenang dan menghasilkan pekerjaan yang lebih rapi. Namun memang akan lebih mahal dibandingkan dengan tukang borongan.

Pekerja konstruksi rumah borongan

Sebagai kontraktor rumah Jakarta kita tahu bahwa sebenarnya 2 tipe tukang ini tidak sama. Mereka tim yang berbeda dan tidak bisa disamakan. Tim tukang harian biasanya ribet kalau kerja dengan tim tukang borongan, begitu juga sebaliknya. Ini karena tujuan dan suasana kerjanya juga berbeda, tim tukang harian lebih mengutamakan kepuasan dia bekerja dengan baik sedangkan tim tukang borongan lebih kepada kecepatannya.

Kesulitan bangun rumah tanpa kontraktor

Pada waktu akan memulai pelaksanaan pembangunan konstruksi rumah, kedua suami istri ini kesulitan mencari tukangnya. Karena buta di bidang bangun rumah, suami istri ini mencari kesana sini jasa tukang bangunan.

Sulit mencari tukang bangunan yang trampil tanpa bantuan kontraktor

Sebenarnya mencari tukang bangunan dan menyerahkan segala urusan pembangunan kepada tukang bangunan sangat beresiko untuk mereka. Sangat beresiko.

Menyerahkan semuanya kepada kecakapan tukang

Ini sama saja menyerahkan keseluruhan urusan pekerjaan bangun rumah kepada tukang, dari mulai pekerjaan pondasi batu kali tembok, pondasi cakar ayam, pekerjaan struktur bangunan, pekerjaan pasang batu bata, plester dan aci hingga pekerjaan pasang rangka baja ringan dan pasang atap genteng. Semua diserahkan kepada kecakapan tukang bangunan. Sehingga bila mendapatkan tukang struktur bangunan yang kurang cakap, maka hasilnya akan sebanding dengan kecakapannya. Dan kita harus membuka fleksibilitas akan hasil akhirnya. Namun untuk bangunan rumah yang lebih rumit atau membangun rumah mewah, sangat tidak disarankan membangun tanpa kontraktor. Sangat beresiko. Resiko pada proyek konstruksi sama artinya dengan akan adanya tambahan biaya bangun rumah diluar yang sudah dianggarkan.

Kemudahan bangun rumah dengan kontraktor jakarta

Sebaliknya bila pekerjaan dikerjakan dengan bantuan kontraktor rumah jauh lebih mudah. Beberapa diantaranya:

Didukung tim pekerja yang sudah bekerja sama dalam waktu yang cukup lama

Tim kontraktor rumah jakarta yang sudah banyak membangun rumah dan perumahan mempunyai banyak tim tukang bangunan trampil yang biasa ikut serta bekerja sama. Tukang trampil jumlahnya tidak banyak dan mereka biasanya lebih senang bekerja bersama kontraktor rumah karena terus berkelanjutan.

Terbuka membangun rumah tahan gempa

Juga bila sudah mempunyai pemahaman yang baik tentang bahaya gempa bumi, kita bisa mencari kontraktor rumah tahan gempa. Dari sekian banyak jasa kontraktor di jakarta, tidak banyak spesialis kontraktor rumah tahan gempa, seperti tim dari Kontraktor rumah jakarta. Namun tentang gempa merupakan hal tambahan bagi mereka berdua di misinya membangun rumah.

Kesulitan mencari tukang bangunan yang cakap bekerja

Hal ini ternyata disadari pasangan suami istri ini. Sehingga respon mereka ternyata mereka berusaha selektif mendapatkan tukang pekerjanya. Tukang yang dicari yang pernah bekerja pada jasa kontraktor menjadi target utamanya, tapi ternyata tidak semudah itu mencari tukang yang pernah kerja di jasa kontraktor. Karena tidak ada acuan pekerjaan sebelumnya, maka mereka mengunakan bantuan dari teman teman, saudara dan tetangga untuk mencari tukang bangunan yang pernah bekerja di kontraktor. Alhasil suami istri ini mendapat rekomendasi dari teman kantornya untuk tukang tukang yang bisa digunakan mereka dalam membangun rumah nantinya. Tukang tukang bangunan ini telah kerja di tempat teman suami istri ini dan mendapatkan kesan yang baik.

Diskusi masalah konstruksi rumah

Selanjutnya sang ibu meneruskan bahwa suaminya kemudian mendiskusikan dengan tukangnya perihal term and conditions borongan jasa konstruksi nya. Apa apa saja yang menjadi tugasnya, harganya lalu waktu penyelesaiannya juga disepakati. Setelah semua term and conditions ini disepakati, maka para tukang bangunan mulai kerja melakukan bangun rumah pasangan ini. Sang suami yang tadinya diam saja, ikut menimpali bahwa dia ikut serta dalam mengatur pekerjaan tukangnya. Setiap hari sabtu dan minggu dimana ia mempunyai waktu senggang, ia bertindak layaknya sebagai mandor bangunan. Pekerjaan pondasi rumah atau pondasi tapak, membuat struktur beton bertulang, pasang atap baja ringan, pasang genteng beton menjadi dibawah komandonya. Adapun tentang kaitannya struktur bangunan mencakup mutu beton, jumlah besi beton, kemiringan atap rumah mengikuti pengalaman pak tukangnya. Juga dengan pekerjaan finishing rumah seperti pemasang keramik rumah, pekerjaan cat dinding tentu tidak menjadi masalah. Akhirnya setelah proses bangun rumah berjalan 8 bulan, pekerjaan pembangunan rumah selesai. Namun dibalik pekerjaan selesai dengan banyak ini dan itu yang katanya terlalu detail untuk diceritakan sang suami. Intinya mereka harus bisa menerima pekerjaan tukang bangunannya. Semua dengan kelebihan dan kekurangannya tentunya.Sebenarnya saya tertarik mendengarkan cerita ini lebih jauh, tapi keduanya kurang antusias menceritakan hal ini. Tidak lama panggilan pesawat kami datang dan kami harus berpisah menuju pesawat tujuan kami masing masing.