Pengelola Lingkungan dari Green Pramuka City

Apartemen Green Pramuka City merupakan salah satu lokasi hunian yang terletak sangat strategis di Jakarta Pusat tepatnya di Jalan Ahmad Yani kav 49, Jakarta Pusat. Sebagai suatu kawasan hunian yang berkonsep Green City membuat pembangunan dari Apartemen pun harus peduli terhadap pengelolaan kesehatan pada lingkungan disekitar tempat tinggal. Beberapa sarana dan prasarana sudah dibangun dengan baik sehingga banyak penghuni merasa puas dengan fasilitas yang ada.

Tetapi salah satu fasilitas yang memang dibuat karena keseriusan akan komitmen Green City yaitu melakukan penyediaan terhadap infrastruktur pengolahan limbah yang ada dan disediakan di setiap komplek hunian yang bisa ditempati lebih dari 20 ribu orang.

Pembangunan pengolahan limbah tersebut dilakukan berdasarkan peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 122 tahun 2005 mengenai pengelolaan air limbah domestik sehingga beberapa hunian yang terletak di Kota Jakarta sudah mulai menerapkan fasilitas tersebut. Pada Apartemen Green Pramuka City sendiri sudah menggunakan teknologi bernama STP atau Sewage Treatment Plant dengan tambahan sistem aerasi.

Penggunaan dan pembangunan dari teknologi ini sudah dilakukan pada awal pertama kompleks mulai berkembang. Semua limbah cair yang sudah dihasilkan oleh para penghuni dari aktivitas sehari hari diruangannya baik berupa air dari pembuangan kamar mandi, lalu wastafel, tempat pencucian piring hingga aktivitas dapur sudah dikumpulkan pada satu Instalasi STP yang sama.

Setelah dilakukannya pengumpulan maka akan melalui sebuah proses bernama Screen Chamber untuk memproses air yang berasal dari Toilet lalu Grease Trap untuk memproses air limbah yang berasal dari dapur. Pemrosesannya tidak membutuhkan waktu lama, mulai dari proses Equalization Chamber lalu Aeration Chamber atau proses pengolahan secara biologi dan juga penambahan oksigen, lalu Mixing Chamber yaitu melakukan pembersihan dari bakteri pathogen yang hidup didalam air, Effluent Chamber, Sand Filter hingga bagian utama yaitu Carbon Filter yaitu menyaring kandungan pasir dan juga karbon yang buruk didalam air tersebut.

Setelah melalui beberapa tahap didalam Instalasi STP maka air akan keluar dan masuk kedalam penampungan Jungle Pond atau Kolam hidup yang dimana menjadi indicator akhir kualitas air. Perhitungan kualitas dari air ini bisa dilihat jika kualitas airnya berada dibawa baku mutu lingkungan maka akan menyebabkan makhluk hidup didalam Jungle Pond aka mati.

Tetapi kalau ternyata ikan didalam Jungle Pond sehat semua berate kualitasnya sudah bagus atau sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan lingkungan. Isi dari Jungle Pond itu ada berbagai jenis ikan dan tumbuhan mulai dari ikan nila, ikan mas, ikan patin, ikan lele, eceng gondong dan tanaman lainnya hidup bersama dan menjadi indikator kualitas air yang paling terakhir.

Dengan adanya kapasitas yang dimiliki oleh STP sebesar 1760 m3 untuk 5 tower dibagian dengan dan juga 1100 m3 untuk 4 tower dibagian belakang dianggap cukup untuk menampung semua keluaran air limbah yang dihasilkan oleh penghuni. Dengan kata lain air yang sudah dibuang bisa dipergunakan kembali untuk makhluk hidup yang lain sehingga kita sama sama tidak membuang buang air demi sesuatu yang bersifat membutuhkan air yang sedikit.

Terkadang air dari hasil STP bisa digunakan tidak hanya untuk mengisi Jungle Pond tetapi bisa juga untuk menyiram tanaman yang cukup besar atau untuk mencuci tangan dibagian luar halaman apartemen.

Untuk air bersih yang didapatkan penghuni apartemen sudah bisa didapatkan dari Instalasi PAM Aetra yang disuplai setiap hari untuk seluruh tower. Pokoknya dengan luas tanah sebesar 12,9 hektar dan pembangunan apartemen tersebut tetap harus bisa berkomitmen menjaga kesehatan lingkungan yang baik sehingga bermanfaat untuk para penghuni sekitar juga.

 

Green Pramuka City Tidak Hanya Strategis Tetapi Juga Menawarkan Mall Berkonsep Unik

2 tahun yang lalu Green Pramuka City sempat bermasalah, setahun setelah itu tepatnya pada tahun 2018 lalu pihak pengelola Green Pramuka City melakukan beberapa perubahan sehingga sekarang ini telah menjadi sebuah apartemen yang layak kembali untuk dihuni. Diketahui jika Green Pramuka City bermasalah itu adalah dari adanya keluhan para penghuni yang menyatakan jika apartemen tersebut memiliki banyak kekurangan. Tetapi sekarang setelah dilakukannya perubahan secara maksimal, Green Pramuka City ini telah menjelma menjadi hunian apartemen yang strategis.

Lokasi strategis Green Pramuka City ini berada di kawasan Jakarta Pusat atau lebih tepatnya itu di Jalan A Yani No Kav 49, Rawasari, Cempaka Putih. Green Pramuka City tidak hanya berada di kawasan kota saja tetapi juga menawarkan akses beberapa tempat yang telah menjadi kebutuhan. Salah satunya adalah adanya mall Dengan konsepnya yang unik.

Keuntungan akses yang sangat mudah untuk menuju lokasi perbelanjaan tersebut pastinya menjadi daya tarik tersendiri dari Green Pramuka City. Konsep yang diusung Mall nya sendiri bisa dibilang unik dan lengkap, dimana konsep yang diiusungnya itu dapat menunjang kebutuhan belanja kamu dengan sangat mudah dan cepat.

Nama mall nya itu adalah Green Pramuka Square yang lokasinya dari apartemen itu hanya berjarak sekitar 800 meter saja. Mall yang sudah hadir sejak 21 Desember 2016 ini menawarkan berbagai macam aktivitas yang dapat menunjang segala kebutuhan kamu. Sangat menarik ketika kamu menemukan di tengah hunian apartemen adanya mall yang megah. Green Pramuka Square ini mengusung konsep lifestyle entertainment mall dan ini adalah konsep pertama yang ada di kota Jakarta.

Para pengunjung yang datang ke mall ini tidak hanya bisa belanja saja tetapi juga dapat menghilangkan penat ketika mengunjungi mall tersebut. Green Pramuka Square ini menghadirkan berbagai macam fasilitas penunjang seperti hiburan, hangout, hingga adanya kuliner dengan pilihan dari berbagai tenant. Mall yang baru ini katanya memang cukup luas sekali karena berdiri diatas lahan seluas 26.840 sqm untuk kawasan leasing dan 33.000 sqm untuk kawasan shopping.

Di Green Pramuka Square ini adanya 139 unit untuk disewakan yang terbagi kedalam 3 lantai yaitu lower ground, ground floor, dan upper ground. Meski mall ini masih bisa dibilang sangat baru tetapi sebagai pusat perbelanjaan yang berada ditengah hunian apartemen, Green Pramuka Square ini cukup ramai dikunjungi. Pastinya sebagian besar pengunjung mall tersebut adalah mereka para penghuni Green Pramuka City. Terlebih lagi ketika akhir pekan tiba sepertinya semua anggota keluarga di Green Pramuka City akan menghabiskan waktunya bersama untuk berekreasi dan berkumpul di mall tersebut.

Memang dibuatnya mall ditengah hunian Green Pramuka City ini sangat menguntungkan. Hal tersebut pastinya merupakan tema yang diusung oleh apartemen Green Pramuka City tersebut yaitu dapat menyediakan hunian yang praktis dan strategis di pusat kota Jakarta.

Sehingga para penghuni Green Pramuka City tidak hanya akan memiliki tempat tinggal yang nyaman saja tetapi juga akan terjamin kenyamannya ketika belanja sekaligus berekreasi tanpa harus pergi jauh jauh keluar dari kawasan hunian apartemen.

Green Pramuka Square untuk anchor tenant juga telah tersedia lumayan banyak dan bahkan lengkap seperti adanya Ace Hardware, CGV Blitz, Funworld, Electronic Station, Sport Station, Lotte Mart, dan yang lainnya.