Skip to toolbar

Home » Hewan » Kelemahan Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal Dibanding di Kolam Tanah

Kelemahan Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal Dibanding di Kolam Tanah

Kelemahan budidaya ikan mujair di kolam terpal ini ialah beberapa faktor yaitu kolam yang akan kebocoran dan lainnya. Ikan mujair atau ada juga yang menyebutnya ikan mujair memiliki nama latin (Oreochrom is mossambicus) adalah sejenis ikan budidaya air tawar yang merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang cukup dikenal masyarakat.

Beberapa cara budidaya ikan mujair ini sendiri banyak dipilih masyarakat untuk dikonsumsi karena memiliki rasa yang enak, gurih, tidak amis dan mudah diperoleh.

 

Ikan mujair juga merupakan jenis ikan yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan. Ikan jenis ini juga sangat cepat dalam berkembang biak. Dalam waktu beberapa bulan saja populasi ikan mujair dapat berkembang dengan pesat.

Selain makanan pokok, bisa juga menggunakan mesin giling sekam menjadi bekatul untuk pakan ternak yang bisa menjadi alternatif ternak anda. Untuk bisa diberikan ke ternak anda, sekam harus diubah menjadi bekatul. Penggilingan sekam menjadi bekatul ini dapat dilakukan dengan menggunakan mesin penggiling sekam.

Kelemahan budidaya ikan mujair, kesempatan kali ini kami akan mengajak anda membahas mengenai peluang usaha budidaya ikan mujair, apa saja manfaat serta kandungan gizi ikan ini, berapa harganya dipasaran. Akan tetapi ada kelemahan budidaya ikan mujair di kolam terpal ini.

kelemahan budidaya ikan mujair di kolam terpal dibanding kolam tanah dapat dibaca di artikel ini dengan sebagai berikut

Beberapa Kelemahan Membudidayakan Mujair di Kolam Terpal

  1. Rawan bocor budidaya ikan mujair pada kolam terpal Dengan lahan tempat meletakkan kolam terpal harus bebas dari sudut-sudut lancip. Hati-hati juga dalam memberikan pakan tambahan untuk ikan, karena terkadang makanan juga dapat menyebabkan kebocoran pada terpal. Hewan pengerat seperti tikus juga senang mengunyah terpal sehingga tikus juga merupakan salah satu penyebab utama bocornya kolam terpal. Terpal juga mungkin tertusuk kawat atau paku dari bambu penegak dinding kolam.  
  2. Mudah lapuk karena hujan pada kolam terpal Peternak juga harus mencari cara agar bagian luar kolam terpal tidak sering terkena hujan, karena dapat menyebabkan terpal lapuk. Hal ini juga akan mengakibatkan rusaknya terpal sebelum waktunya.  
  3. Tidak awet budidaya ikan pada kolam terpal Usia rata-rata kolam terpal hanya sekitar 2 tahun. Sementara kolam tanah dan kolam beton dapat berusia hingga puluhan tahun selama dijaga agar tidak terlalu berlumut. Dengan usia yang hanya sekitaran 2 tahun ini, peternak harus pintar memilih kebutuhan apa yang harus digunakan. Seperti pemilihan kolam terpal atau kolam tanah yang harus di pilih nya sebagai tempat budidaya ikan mujair.  
  4. Miskin ion-ion dan mineral dari tanah Salah satu keunggulan kolam tanah adalah karena tanah banyak mengandung mineral renik yang penting bagi nutrisi ikan. Tanah juga berfungsi sebagai penstabil ion dalam air. Ketika air kekurangan ion, tanah akan memberikannya. Ketika air kelebihan ion, tanah akan mengikatnya. Ikan yang dibiakkan di kolam terpal mungkin tidak tumbuh sebesar dan secepat ikan yang dibiakkan di kolam tanah kecuali jika pemilik menambahkan zat tambahan seperti mineral ke dalam air kolam terpal.  
  5. Air kolam terpal lebih cepat bau Hal ini disebabkan karena kolam terpal tidak memiliki bakteri yang dimiliki oleh kolam tanah yang berfungsi sebagai perombak bahan organik dan penyuplai mineral bagi bakteri. Perombakan bahan organik yang cepat akan membantu mengurai pakan ikan yang tidak habis sehingga tidak berada terlalu lama di dalam air. Kolam terpal akan lebih cepat bau karena proses pembusukan pakan ikan yang tidak habis akan memakan waktu lebih lama dan dapat mengurangi kadar oksigen dalam air karena proses pembusukan (oksidasi) membutuhkan oksigen.

Demikianlah kelemahan budidaya ikan mujair di kolam terpal dibandingkan di kolam tanah. Ada beberapa faktor yaitu yang terpenting ada nya kebocoran pada kolam terpal di karena usia dari terpal tersebut tidaklah lama.