Skip to toolbar

Home » Kesehatan » Pahami Jenis Obat Kuat di Apotek

Pahami Jenis Obat Kuat di Apotek

Sedang mencari obat kuat untuk mengatasi keluhan vitalitas yang Anda alami? Jangan buru-buru untuk menjatuhkan pilihan. Kalau Anda singgah ke apotek terdekat, Anda akan menyadari bahwa ada banyak jenis obat kuat yang tersedia di apotek.

Apa saja jenis obat kuat yang tersedia di apotek?

Umumnya, produk kesehatan yang tersedia di apotek adalah produk yang sudah tersertifikasi, baik dari segi keamanan dan perizinannya. Jadi membeliĀ obat kuat di apotek adalah cara cukup efektif mendapatkan jenis obat kuat yang aman.

Tetapi rupanya, ada banyak pilihan produk obat kuat yang tersedia di apotek. Apa saja jenis obat kuat tersebut?

Obat kuat yang dikonsumsi

obat kuat

Jenis obat kuat ini harus Anda asup untuk mendapatkan hasil. Beberapa bekerja setelah dikonsumsi dengan rutin, sedang beberapa yang lain bekerja setelah konsumsi pertama. Pada umumnya, efek dari pengobatan tidak bekerja seketika, dibutuhkan waktu untuk proses cerna sampai obat bekerja.

Beberapa jenis obat kuat minum yang tersedia di apotek antara lain adalah tadalafil, sildenafil (pil biru/Viagra), avanafil dan vardenafil. Pada umumnya jenis pengobatan ini bekerja untuk membantu memudahkan sirkulasi darah menuju area penis. Diharapkan ini akan membantu mempercepat dan mempertahankan proses ereksi dan membantu proses ejakulasi.

Hanya saja, perlu dipahami bahwa cara kerja dari ini pada umumnya menyebabkan efek peningkatan sirkulasi. Jadi hanya akan efektif bila masalah disfungsi ereksi yang terjadi berkaitan dengan kualitas sirkulasi darah. Juga akan menjadi resiko ketika dikonsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat seperti obat terapi jantung dan tekanan darah.

Pilihan lain jenis obat kuat yang juga tersedia di apotek adalah jenis suplemen yang terbuat dari ekstraksi herbal. Sejumlah jenis herbal memang secara empiris terbukti efektif membantu mengatasi gangguan vitalitas dan disfungsi ereksi.

Pada umumnya, pengaruhnya memang tidak secepat obat kuat medis. Anda harus mengkonsumsinya dengan rutin untuk mendapatkan hasil optimal. Tetapi disisi lain, efek samping dari pengobatan juga akan lebih terkendali. Beberapa herbal tersebut antara lain pasak bumi, ginseng, ginkgo biloba dan lain sebagainya.

Obat kuat yang dioleskan

Selain obat kuat yang diminum, terdapat juga jenis obat kuat yang bekerja dengan cara dioleskan pada area vital. Ada perbedaan signifikan dari metode ini dibandingkan obat kuat minum. Karena cara pakainya yang praktis cukup dioleskan atau disemprotkan saja. Hasil kerjanya juga cenderung lebih cepat dirasakan.

Biasanya, jenis obat kuat ini berbentuk krim, cairan spray hingga tisu khusus. Obat kuat satu ini bekerja karena kandungan zat yang sifatnya serupa dengan bius lokal. Biasanya senyawa yang digunakan adalah lidocaine, benzocaine atau prilocaine.

Senyawa ini membantu mempertahankan masa ereksi beberapa kali lebih lama. Hanya saja, kinerja jenis obat kuat ini tidak membantu terjadinya ereksi. Anda harus sudah mengalami ereksi terlebih dulu, baru kemudian menggunakan obat kuat ini untuk memaksimalkan dan mempertahankannya.

Meski dianggap efektif, obat kuat yang mudah Anda dapatkan di apotek ini tetap memiliki resiko. Karena sifatnya yang sebenarnya sebagai obat bius lokal, pemakaian yang tidak tepat dapat menurunkan sensasi dari ejakulasi. Bila digunakan berlebihan juga dapat menurunkan kepekaan dari organ vital.

Itulah dua jenisĀ obat kuat yang lazim ditemukan di apotek. Keduanya memiliki cara kerja berbeda, namun dianggap cukup efektif membantu mengatasi keluhan disfungsi ereksi. Manakah cara yang paling tepat untuk memilih jenis obat kuat tersebut? Temukan caranya dalam pembahasan kami berikutnya