Skip to toolbar

Home » Agroindustri » Budidaya Ikan Sepat Siam, Begini 5 Tahap Praktisnya

Budidaya Ikan Sepat Siam, Begini 5 Tahap Praktisnya

Masuk dalam deretan Gurame air tawar, Budidaya ikan sepat siam menjadi pilihan tepat, karena ikan tersebut bisa dikonsumsi atau sebagai ikan hias. Cara budidaya sepat siam juga terbilang praktis dan mudah. Sehingga, sangat sesuai untuk anda jadikan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Sebagai ikan dari Thailand yang masuk ke Indonesia tahun 1934, keberadaan ikan siam menjadi komoditas pangan andalan pemerintah Indonesia, sehingga terus dikembangkan. Berikut adalah tahapan budidaya ikan sepat siam yang diambil dari Suksespedia:

Budidaya Ikan Sepat Siam, Begini 5 Tahap Praktisnya

1. Pemilihan Induk

Pilih induk berkualitas, dari segi fisik ikan dan pastikan usia idealnya 7 bulan. Indukan betina berkualitas memiliki sirip punggung pendek, bulat, warna terang, juga bersih dan badannya tidak tampak tinggi.

Indukan jantan berkualitas punya sirip punggung berbentuk lancip dan lebih panjang. Warnanya justru gelap dan lebih tinggi daripada indukan betina.

2. Kolam Budidaya Ikan Sepat Siam

Kolam merupakan aspek yang cukup penting untuk pemijahan dan pembesaran sepat siam. Buat kolam sesuai habitat aslinya, bisa menggunakan kolam terpal, kolam tanah, atau kolam beton. Ukuran luas kolam 50-300 m2 dan 70-100 cm untuk kedalaman air.

Beri pupuk kandang 7 atau 10 hari sebelum tebar ikan. Tutup rapat pintu pemasukan dan pengeluaran hingga satu minggu, supaya pakan alami muncul, walaupun kuning telur nanti tidak tersisa.

Letakkan indukan sepat siam pada kolam pemijahan, perbandingan 1:1. Tambahkan bahan pelindung pada permukaan kolam untuk indukan jantan.

3. Pemijahan Ikan Sepat Siam

Indukan jantan membuat sarang dalam waktu dua hari. Ikan juga membuat buih atau gelembung pada bawah jerami agar indukan betina tertarik. Pembuahan telur terjadi, dan telur menetas setelah 3 hari pembuahan. Kuning telur larva merupakan cadangan makanan, jadi tidak perlu anda beri pakan lagi.

Bibit ikan sepat siam akan tetap makan plankton hasil pemupukan, bahkan hingga hari ketujuh. Biarkan larva bersama induk hingga 30 hari. Kemudian, pisahkan bibit-bibit dengan indukan sepat siam.

4. Tahap Pembesaran

Jika bibit berusia dua bulan, ukuran 6 cm paling besar, lakukan pembesaran menggunakan sanitasi kolam. Beri pakan dua kali sehari. Agar ikan cepat besar, anda dapat memberikan daun singkong, kangkung, pelet, juga dedak tepung daun. Ganti air secara teratur, yaitu tiap dua atau tiga minggu.

5. Tahap Pemanenan Budidaya Ikan Sepat

Jika ikan sudah usia 3-4 bulan, budidaya ikan sepat siam bisa anda panen saat sore atau pagi harinya. Cara panen adalah kuras air terlebih dahulu. Jaring ikan secara perlahan dan pasarkan.