Skip to toolbar

Home » Kesehatan » Khasiat Sambiloto untuk Penderita Diabetes, Manjurkah?

Khasiat Sambiloto untuk Penderita Diabetes, Manjurkah?

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit yang berbahaya. Pun, bisa menyerang siapa saja, tidak peduli usia maupun jenis kelaminnya. Penyakit ini disebabkan karena ketidakmampuan tubuh untuk menyerap glukosa. Sehingga, terjadi penumpukan dan bisa menyebabkan risiko munculnya komplikasi.

Ternyata, ada salah satu herbal yang bisa digunakan untuk mengatasi diabetes. Tanaman ini bernama sambiloto. Sebetulnya, khasiat sambiloto bisa mengatasi berbagai macam masalah kesehatan. Namun, kali ini akan lebih difokuskan pada pembahasan tentang manfaatnya untuk diabetes.

Sambiloto Berguna Mengatasi Diabetes

Sambiloto merupakan salah satu jenis herbal yang mudah ditemukan di wilayah tropis seperti Indonesia. Khasiat sambiloto sendiri sudah lama diketahui oleh masyarakat. Pun, sering dijadikan sebagai obat tradisional untuk berbagai jenis penyakit.

Baru-baru ini, salah satu khasiat sambiloto yang sangat terkenal adalah dapat mengatasi diabetes. Benarkah demikian?

sambiloto untuk diabetes

1. Menurunkan Gula Darah

Dilansir dari fk.ui.ac.id, sambiloto merupakan salah satu jenis fitofarmaka yang mempunyai efek untuk menurunkan gula darah. Fitofarmaka sendiri merupakan jenis obat herbal yang kualitasnya sama dengan obat kimia dikarenakan sudah mempunyai bukti ilmiah dengan uji klinis pada manusia.

Meski begitu, saat ini, penelitian sambiloto belum dilakukan menggunakan metode RCT atau Randomized Control Trial serta Cross Over.

Jadi, penelitian terkait sambiloto yang dilakukan pada manusia sudah ada tetapi hanya melihat efek glukosa darahnya saja. Sehingga, diperlukan lagi penemuan senyawa yang bermolekul kecil serta bisa dikonsumsi secara oral.

2. Memperbaiki Resistensi Insulin

Nah, dalam penelitian lain juga ditemukan bahwa ekstrak sambiloto bisa meningkatkan kadar dari GLP-1. Tetapi, tidak menghambat enzim DPP-4. Sehingga, khasiat sambiloto juga bisa memperbaiki adanya resistensi insulin yang ada pada penderita pra diabetes.

Jadi, bisa dibilang kalau ekstrak sambiloto memiliki peran untuk melancarkan metabolisme glukosa dengan jalur GLP-1 dan resistensi insulin.

GLP-1 sendiri merupakan hormon incretin yang dihasilkan oleh usus. Fungsinya merangsang pelepasan insulin, meningkatkan sensitivitas insulin, melambatkan pengosongan lambung, serta mengurangi asupan makanan.

Pada penderita diabetes, kadar GLP-1 yang semakin tinggi akan semakin bagus untuk kesehatannya.

3. Mengurangi Produksi Glukosa di hati

Cara kerja dari daun sambiloto adalah mengurangi produksi glukosa pada hati. Sehingga, kadar gula dalam darah tidak akan mengalami kenaikan secara drastis. Selain itu, khasiat sambiloto jua bisa merangsang sel beta pancreas yang mampu menghasilkan insulin dengan jumlah yang dibutuhkan tubuh.

Selain itu, sambiloto juga mengandung andrografolid serta flavonoid. Kandungan ini dapat meningkatkan inkretin yakni stimulator sekresi hormon insulin.

Cara Mengolah Sambiloto untuk Mengatasi Diabetes

Untuk mendapatkan khasiat sambiloto dalam mengatasi diabetes, maka Anda bisa mengikuti resep racikan daun sambiloto berikut ini.

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan adalah 25 lembar daun sambiloto, 25 lembar daun kumis kucing, serta 110 ml air. Kemudian cuci bersih daun tersebut dan rebus lah semua bahan sampai mendidih. Silakan minum air rebusannya sehari sekali sebanyak 100 ml.

Selain memanfaatkan air rebusan sambiloto, maka kamu juga harus menerapkan pola hidup sehat agar bisa menyembuhkan penyakit diabetes. Sebagaimana yang diungkapkan https://www.deherba.com/ berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda lakukan diantaranya berolahraga secara rutin, tidur cukup, tetap jaga berat badan ideal, menghindari stress, mengurangi konsumsi makanan yang mengandung garam, tidak merokok, serta menjaga pola makan yang sehat.

Demikian pembahasan tentang khasiat sambiloto untuk penderita diabetes. Meskipun sudah teruji secara klinis sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah. Namun, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter. Apalagi jika sedang melakukan pengobatan medis.

Semoga bermanfaat!