Di Ibu kota Belum Reda, Kasus Covid-19

Di Ibu kota Belum Reda, Kasus Covid-19

Masi- ngeyel kelayapan? Masi mau mentingin diri sendiri? Masi pakai alasan paling cocok sengsara? Masih mau cari aman sendiri? Tak mau peduli dengan penyebaran yang makin luas.

Langkah pemerintah untuk memindahkan distributor Covid-19 blum efektif. Di ibu kota belum juga redah, kasus Covid-19 di provinsi lain makin bayak xe88 pula. Ada apa?

Baca juga : Pedagang Pasar Tradisional Positif Corona

Ini peruntunan dan visualisasi data kusus Covid-19 di Indonesia. Undangan ambiguitas yang mengundang tanya tersurat juga dalam perunutan dan visualisasi data ini. Buat pengingat, ada kutipan data sgp yang cukup menohok bagi para pelajar, mendukung, dan pemerhati data, yang diperkenalkan luas oleh Martk Twain blum dapat dipastikan mengutip siapa yang memulai, Ada tiga jenis kebohongan, terkutuk, dan statistik.

The Washington Post pada 1947, Satu kematian adalah tragedi, satu juta kamatian adalah stastitik. Terganggu dengan kutipan-kutipan joker123 itu? Semoga itu tersebab hati nurani yang bersuara.

Karena ssejatinya setiap kematian selain karena wabah seperti ini adalah tragedi. Setiap orang yang meninggal adalah anak seseorang, ayah atau ibu seseorang, kerabat seseorang, kenalan seseorang, dan yang pasti adalah mausia.

Baca juga: Pedagang Pasar Tradisional Positif Corona

Karena lokasi yang berubah menjadi awal penularan ada di wilayah DKI Jakarta, tak lama kemudian kasus positif Covid-19 pun semakin bayak terungkap di ibu kota dan kota-kota penyangga disekitarnya.

Terkait kasus ini bermula dari luar negri, dihitung provinsi dengan tujuan wisata internasional, punya lokasi bisnis dengan rekanan bisnis luar negeri, atau jadi tempat tinggal pekerja yang menerima orang lain pun mencatat kusus positif Covid-19.

Lalu, tersebeb kasus ini juga berasal dari negara dan kerja – seperti kapal pesiar – yang ada disini, bekerja di sana, beberapa provinsi di sini lagi di daftar kusus postif Covid-19.

Namun, bagaimana menjelaskan perseberan penyakit ini ke daerah-daerah yang isinya hanya orang kita, tak pernah keluar negeri hanya braktivitas di sekitar daerah domisilinya, tak pula bekerja dengan orang asing?