Posting Anti Masker Di Facebook, Meninggal Status Positif Corona

Posting Anti Masker Di Facebook, Meninggal Status Positif Corona

Ohio, Amerika Serikat – Richard Rose seorang pria berusia 31 tahun asal Port Clinton, Ohio meninggal dunia karena positif terkena virus COVID-19. Hasil tersebut keluar tiga hari setelah postingannya. Kematian Rose ini telah menarik perhatian netizen karena postingan – postingan beliau sering kali login joker123 membuat kontroversional di media sosial Facebook.

Ia pernah mengkritik para demonstran Black Lives Matter, membuat lelucon tentang pemerkosaan, menuding partai Demokrat sengaja membesar-besarkan soal pandemi Corona dan tidak mau menggunakan masker di masa pandemi COVID-19 ini.

“Mari kita perjelas data sgp. Aku tidak akan membeli masker. Aku sudah hidup sejauh ini dengan tidak membeli masker brengsek itu,” tulis lelaki usia 37 tahun ini pada 28 April di Facebook.

Baca Juga : Di Ibu kota Belum Reda, Kasus Covid-19

Lalu pada tanggal 12 Mei, Rose juga kembali memposting bahwa ia muak melihat berita tentang virus Corona. Kemudian sepanjang bulan Juni, Rose sering memposting saat di bar dan restoran di Ohio, dan tidak peduli dengan pandemi Corona.

“Aku sakit keras beberapa hari terakhir, pagi ini aku melakukan tes swab dan aku harus segera tahu apa hasilnya. Aku hanya ingin merasa baik lagi,” tulisnya di Facebook.

Posting Anti Masker Di Facebook

Satu jam setelah postingan tersebut, ia kembali update status live22 dan menyatakan bahwa dirinya resmi positif Corona dan akan dikarantina selama 14 hari ke depan.

Ia pun memposting bagaimana tersiksanya terkena virus Corona, habya bisa sendiri dan merasa kehabisan nafas. Setelahnya, keluarga Rose mengatakan kepada Cleveland CBS bahwa veteran Angkatan Darat AS itu meninggal di rumah joker123 pada 3 Juli.

Baca Juga : Pedagang Pasar Tradisional Positif Corona

“Anda mendengar tentang virus ini dan Anda tidak berharap itu mempengaruhi orang, orang muda seperti kita,” kata Nick Conley, salah seorang teman Rose, kepada Cleveland 19 News.

“Sungguh mengerikan bahwa kami kehilangan Rich, tetapi yang lebih tragis dari itu adalah siapa lagi yang terinfeksi karena tindakan yang ia pilih,” tambahnya. Tapi ia tetap menyesalkan Rick diserang netizen tentang keputusannya untuk tidak memakai masker.

“Kita harus tetap berbelas kasih apakah kita setuju dengan kepercayaan seseorang atau tidak. Seseorang telah meninggal dan kita harus memiliki belas kasihan terhadap hal itu,” tutupnya.