AS Ancam Kenakan Tarif Impor Baja Asal Brasil dan Argentina

Tarif impor baja Brasil dan Argentina. Amerika Serikat (AS) kembali ‘menabuh’ genderang perang dagang dengan negara tetangga. Dikutip dari AFP, Amerika berencana menerapkan tarif atas impor baja dan aluminium asal Brasil dan Argentina.

Presiden AS Donald Trump menyatakan pengenaan tarif maxbet dilakukan untuk membalas kebijakan dagang kedua negara yang ia nilai tidak adil bagi negaranya.

Baca juga : Ekspor Ikan Hias Berpotensi Anjlok 20 Persen Tahun Ini

“Brasil dan Argentina telah memimpin devaluasi besar-besaran mata uang mereka yang merugikan petani Amerika,” kata Trump seperti dikutip dari AFP.

Tahun lalu, Trump mengumumkan penerapan tarif global 25 persen untuk baja dan 10 persen untuk aluminium. Namun, AS menyetujui pengecualian untuk beberapa negara, termasuk Argentina dan Brasil. Persetujuan ini dilakukan setelah mereka menyetujui kuota impor.

Institut Baja Brasil mengatakan pihaknya bingung dengan keputusan situs judi online Trump. Keputusan itu pada akhirnya merugikan industri pembuatan baja Amerika yang membutuhkan produk setengah jadi yang diekspor oleh Brasil untuk mengoperasikan pabriknya.

Brasil adalah pemasok baja terbesar kedua ke pasar AS di belakang Kanada. Brasil dan Argentina telah mendapat manfaat dari perang dagang AS dengan China. Kedua negara telah menggantikan ekspor kedelai Amerika dan barang-barang pertanian lainnya ke raksasa Asia.

Brasil telah terhuyung-huyung di ambang resesi tahun ini dan Argentina kembali terjerat dalam krisis ekonomi. Kedua krisis ini menyebabkan mata uang kedua negara melemah terhadap dolar AS.

Selain itu ancaman dagang ke Brazil dan Argentina, AS pun mengancam akan mengenakan tarif pada barang-barang Perancis sebagai pembalasan atas pajak layanan digital yang dinilai diskriminatif.

Baca juga : Menkeu Sebut Ganti Eselon ke Kecerdasan Buatan Tidak Butuh APBN

Anggur bersoda, yogurt, dan keju Roquefort Perancis berada di daftar barang yang akan dikenakan pajak. Aksi ini dilakukan setelah laporan dari kantor Perwakilan Dagang AS menemukan perusahaan teknologi AS dikenakan pajak digital.

Pengumuman itu datang hanya beberapa jam sebelum Presiden Donald Trump akan bertemu Presiden Perancis Emmanuel Macron di sela-sela KTT NATO di London pada hari Selasa.

Pajak Perancis yang diberlakukan awal tahun ini mengenakan retribusi tiga persen pada pendapatan agen sbobet yang diperoleh oleh perusahaan teknologi AS di Perancis.

Pajak tersebut mempengaruhi perusahaan dengan pendapatan global minimal US$830 juta pada aktivitas digital mereka.

RI-Argentina Ingin Gandakan Nilai Perdagangan

Ekonomi – Indonesia dan Argentina ingin melipat gandakan nilai perdagangan kedua negara pada 2021 mendatang. Salah satu cara untuk mencapai tujuan itu, kedua negara membentuk Working Group on Trade and Investment (WGTI) atau tim kerja yang membahas isu-isu perdagangan dan investasi yang potensial.

Duta Besar RI untuk Argentina merangkap Paraguay, dan Uruguay Niniek Kun Naryatie mengatakan nilai transaksi perdagangan antara RI dengan Argentina pada tahun lalu mencapai US$1,6 miliar.

Baca juga: Trump dan Xi Jinping Akan Bertemu di G20

Nilai perdagangan ini merupakan terbesar transaksi ketiga terbesar di antara negara-negara Amerika Latin, setelah Brasil dan Meksiko. Namun, sayangnya, RI yang defisit terhadap Argentina. “Argentina surplus,” katanya.

Pada tahun lalu, defisit dagang RI terhadap Argentina sebesar US$1,2 miliar. Karenanya, RI akan mendorong ekspor ke Argentina. Melalui working group Karyanto melanjutkan produk-produk RI yang berpotensi di ekspor ke Argentina akan diidentifikasi.

Adapun, beberapa produk Indonesia yang dinilai potensial untuk dikirim ke Argentina meliputi suku cadang (spare part), produk otomotif, alas kaki, produk-produk karet, produk kimia, dan lainnya.

Baca juga: China Siap Balas Ancaman Tarif Baru AS

Sementara Indonesia banyak mengimpor produk pakan ternak dari bungkil kedelai dari Argentina.

Dalam jangka panjang, pemerintah berharap Indonesia dan Argentina bisa menjalin kerja sama perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA). Namun, FTA ini harus melalui Mercosur atau organisasi negaa-negara America Latin, di mana Argentina masuk di dalamnya.

Sementara itu, Duta Besar Argentina untuk Indonesia Ricardo L Bocalandro menyambut baik kerja sama ini. Working Group merupakan upaya dua negaara untuk mengekplorasi potensi baru dalam perdagangan bilateral.

Baca juga: Anggaran Kemensos Sudah Terpakai 47 Persen

Tim kerja ini bertujuan untuk membahas bersama semua elemen yang potensial dalam hubungan perdagangan sekaligus untuk mengatasi permasalahan, pertanyaan, dan bertukar pengetahuan serta apa pun yang diperlukan untuk mendorong perdagangan bilateral.