Indonesia Siapkan 121 Kawasan Industri Untuk Tampung Investor

Jakarta – Indonesia siapkan 121 kawasan industri untuk tampung investor. Kementerian Perindustrian terus berperan aktif menarik investasi 918kiss khususnya di sektor industri untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Guna mengakomodasi realisasi investasi tersebut, telah difasilitasi pembagunan kawasan industri yang terintegrasi di sejumlah wilayah Indonesia.

“Hingga Agustus tahun 2020, telah terbangun sebanyak 121 kawasan industri yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” kata Direktur Jendral Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Dody Widodo di Jakarta, Senin (12/10/2020).

Baca Juga: DPR Sahkan RUU Omnibus Law, Ini Pendapat Ekonom!

Dirjen KPAII menyebutkan, dalam lima tahun terakhir, terjadi peningkatan jumlah dan luasan kawasan industri. Dari sisi jumlahnya naik sebesar 51,25 persen, sedangkan dari sisi luas melonjak lebih dari 17 ribu hektare (Ha) atau sebesar 47,35 persen.

“Hingga saat ini, kawasan industri di luar Jawa mengalami peningkatan sebanyak 14 kawasan dengan penambahan luas lebih dari 9 ribu Ha. Selain itu, peningkatan persentase luas kawasan di luar Jawa juga lebih tinggi dibandingkan dengan di Jawa,” paparnya.

Indonesia Siapkan 121 Kawasan Industri Untuk Tampung Investor

Berdasarkan data penjualan lahan di kawasan industri yang dicatat oleh Himpunan Kawasan Industri (HKI) pada tahun 2019, terdapat investasi penanaman modal asing (PMA) sebanyak 42 perusahaan dengan kebutuhan lahan sebesar 371,11 Ha dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebanyak 35 perusahaan dengan kebutuhan lahan sebesar 50,27 Ha.

“Pada tahun 2020 terdapat investasi PMA sebanyak 20 perusahaan dengan kebutuhan lahan sebesar 61,82 Ha dan untuk PMDN sebanyak 5 perusahaan dengan kebutuhan lahan 13 Ha,” sebut Dody.

Hal ini sejalan dengan kiss918 tekad pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di tanah air melalui pemberian insentif fiskal dan nonfiskal, termasuk juga fasilitas kemudahan dalam izin usaha.

Baca Juga : Kementan Gali Potensi Produk Turunan Kelapa, Demi Tingkatkan Nilai Tambah

Misalnya, telah diterbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 45 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Pemberian Izin Usaha Kawasan Industri dan Izin Perluasan Kawasan Industri dalam Kerangka Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik.

“Diharapkan aturan tersebut memudahkan para investor dalam mengurus perizinan sehingga dapat meningkatkan investasi di sektor industri,” tuturnya.

Industri Padat Karya Indonesia

Indonesia Siapkan 121 Kawasan Industri Untuk Tampung Investor

Dodoy menyebutkan, dalama mendukung pengembangan ekonomi yang inklusif, pemerintah berusaha untuk mendorong pembangunan kawasan industri di Pulau Jawa, yang difokuskan pada sektor industri padat karya dan industri teknologi tinggi.

Sedangkan, kawasan industri di luar Jawa lebih difokuskan pada industri berbasis sumber daya alam, peningkatan efesiensi sistem logistik dan sebagai pendorong pengembangan kawasan industri sebagai pusat ekonomi baru.

“Dengan adanya pengembangan pusat-pusat ekonomi baru yang terintegrasi ini, diharapkan dapat memberi efek yang maksimal dalama pengembangan ekonomi wilayah,” jelasnya.

Apalagi, seiring dengan era industri 4.0, pengembangan kawasan industri akan lebih terpadu dengan fasilitas infrastruktur, logistik, bahan baku, SDM dan riset sehingga lebih efektif dan berdaya saing joker123.

BRI Telah Siapkan Rp.5 Triliun Untuk Modali Anak Usaha

Ekonomi – PT Bank Rakyat Indonesia atau PERSERO telah menyiapkan suntikan dana sebesar Rp. 5 Triliun yang akan di gunakan sebagai modal awal usaha memperkuat anak cabang mereka yang sbobetasia baru nantinya.

Direktur Utama BRI yaitu Sunarso menyampaikan bahwa perseroan akan secara rutin menyiapkan suntikan dana kepada anak usaha mereka, dimana saat ini telah memiliki beberapa anak usaha yang tercatat di bank plat merah tersebut seperti PT BRI Syariah, PT Bank BRI Agroniaga, PT Bank Multifinance, PT BRI Ventura Investama, dan PT Asuransi BRI Life.

Baca Juga : BI Ramalkan Rupiah Akan Perkasa Tahun Ini

Dengan persiapan sokongan dana yang cukup besar tersebut, BRI tidak akan melakukan ekpansi anorganik di tahun 2020 ini. pada tahun 2019 yang lalu PERSERO membeli 90 persen saham PT Asuransi BRingin Sejahtera Artamakmur (BRINS). Demi memperkuat dan menyehatkan anak perusahaannya, PT BRI tersebut akan menyiapkan setiap tahun nya dengan cadangan dana yang besar.

Saham yang sebelum nya di beli oleh PT Bank Rakyat Indonesia tersebut, ternyata mengusurkan dana sebesar Rp. 1,04 triliun. Direktur keuangan BRI yaitu Haru Koesmahargyo mengatakan bahwa badan usaha mereka telah memiliki unit usaha pada jasa keuangan hampir semuanya, mulai dari perbankan, asuransi umum, hingga asuransi jiwa.

Dalam kesempatan yang sama juga terdapat isu sama terhadap Traveloka atas berita mengenai suntikan dana, hal ini masih pada tahap penajajakan belum pada finalisasi. Sunfintri mengklaim juga bahwa selain BRI memang ada beberapa perusahaan yang sedang di tahap penjajakan untuk penyuntikan dana tersebut.

Baca Juga : Sektor Industri Dasar Angkat IHSG ke Level 6.249

Menurut Public Relations Director Traveloka yaitu Sunfintri Rahayu bahwa BRI dan Traveloka memiliki sejarah yang cukup panjang juga, pada saat menjadi sebuah perusahaan rintisan kala itu BRI telah bekerja sama dengan Traveloka.

Mungkin saja hal ini dapat membuat orang berpikir bahwa Traveloka juga akan menjadi salah satu anak perusahaan dari pada PT Persero tersebut, dana yang di isukan akan meluncur untuk menyokong aplikasi jual beli barang online tersebut cukup joker388 besar pula.

Kilau Saham Sektor Konsumer Jelang Pergantian Tahun

Ekonomi – Tahun 2019 akan berakhir dalam hitungan hari. Pelaku pasar bersiap menyusun kembali portofolio investasi demi meraup cuan lebih tebal di tahun tikus logam. Direktur investa Saran Mandiri Hans Kwee menilai pasar saham link alternatif maxbet membaik pada 2020 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi ini, ia menyebut tidak terlepas dari beberapa katalis positif di tahun mendatang. Dari dalam negeri, misalnya, pesta demokrasi pemilihan presiden (pilpres) 2019 telah selesai digelar, dan berjalan dengan kondusif sehingga investor kembali meramaikan pasar. Dampaknya baru akan terasa pada 2020 mendatang.

Baca juga : Daftar Tarif Yang Akan Naik Pada 2020

Faktor eksternal pun cenderung memberi warna positf. Perkembangan negosiasi dagang AS-China sepanjang 2019 membuahkan kabar gembira, yakni kesepakatan dagang fase I yang akan ditandatangani awal tahun.

Beberapa pokok kesepakatan dua negara adalah AS menangguhkan tambahan tarif impor atas produk China senilai US$160 miliar yang sejatinya mulai berlaku pada pertengahan Desember 2019 lalu.

AS juga sepakat menurunkan tarif impor dari 15 persen menjadi 7,5 persen terhadap produk China senilai US$120 miliar. Sebagai balasan, Kementerian Keuangan China mengatakan akan menyeret turun tarif impor lebih dari 850 produk AS per 1 Januari 2020.

“Tetapi awal tahun agak konsolidasi. Sebab, IHSG sudah reli akhir tahun karena window dressing,” katanya.

Di tengah harapan baru itu, Hans meramalkan sektor konsumer menjadi sektor paling kinclong di awal 2020. Sejalan dengan perbaikan ekonomi global, ia meyakini ekonomi situs judi online Indonesia turut bangkit.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar 5,3 persen. Angka itu lebih tinggi dibanding proyeksi pertumbuhan ekonomi 2019 dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, yaitu 5,08 persen.

Lewat perbaikan itu, Hans meyakini konsumsi masyarakat turut menguat. “Konsumsi masyarakat adalah faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Baca juga : China Bakal Guyur Dana ke Bank Untuk Kerek Penyaluran Kredit

Sebagai catatan, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan konsumsi rumah tangga tumbuh 5,01 persen secara tahunan pada kuartal III 2019. Kontribusinya mencapai 56,52 persen ke pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan data tersebut, tidak heran jika Hans meramalkan sektor konsumer akan kinclong pada awal 2020. Secara spesifik, ia merekomendasikan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Hans menambahkan rencana pemecahan nilai nominal saham alias stock split Unilever akan menjadi penopang kinerja saham dengan kode UNVR tersebut. Sesuai jadwal, Unilever akan melakukan stock split dengan rasio 1:5 pada Kamis 2 Januari 2020 nanti.

Jokowi Temui CEO 10 Perusahaan Besar Korsel

Jokowi temui CEO perusahaan Korsel. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan Presiden Jokowi akan bertemu dengan top manajemen dan CEO dari 10 perusahaan kakap Korea Selatan. Pertemuan dilakukan demi menggaet investasi dari perusahaan live22 Negeri Gingseng tersebut.

Perusahaan kakap tersebut adalah, Lotte Corporation, Posco, Hankook Technology Group, SK E&C, CJ Group, LG Chem, GS Global, Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Doosan Corporation, dan The export Import Bank of Korea (KEXIM).

Baca juga : Pemerintah Akan Beli Asuransi Gedung Pada Ibu Kota Baru

Direktur Promoso BKPM Imam Soejoedi mengatakan pertemuan akan dibalut dengan acara makan siang bersama ‘lunch meeting’. Ia mengatakan dalam pertemuan tersebut, Jokowi akan didampingi Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Selain itu, Jokowi juga akan didampingi beberapa situs judi online Menteri Kabinet Indonesia Maju seperti, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

“Semua (CEO dan top manajemen) menyatakan siap hadir,” kata Imam seperti dikutip dari Antara, Senin (25/11).

Anggota Komite Investasi Bidang Komunikasi dan Informasi BKPM Rizal Calvary Marimbo mengatakan Korea Selatan saat ini merupakan salah satu sumber investasi asing bagi Indonesia. Dia mengatakan total PMA Korea ke Indonesia dari 2014 hingga Kuartal III-2019 sebesar 7,67 miliar dolar AS.

Baca juga : Komentar Trump Buat Rupiah Keok

Sektor atau industri yang dimasuki yakni mesin dan industri elektronik sebesar 14 persen, pertambangan 12 persen, pakaian 8 persen, karet dan plastik 8 persen, dan lain-lain sebesar 51 persen.

Meskipun demikian, Korea Selatan saat ini masih belum menjadikan Indonesia sebagai tempat tujuan investasi pengusaha mereka. Indonesia saat ini berada di posisi ketiga sbobet tempat tujuan investasi bagi Korea.

“Kita masih kalah dari Vietnam. Ini tantangan kita,” ujar Rizal.

Luhut Sebut Perusahaan Properti Hong Kong Lirik RI

Perusahaan properti Hong Kong lirik RI. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan mengatakan perusahaan asal Hong Kong Lan Kwai Fong Group menyatakan minatnya untuk investasi di Indonesia. Bahkan, pimpinan Lan Kwai Fong Group Alian Zeman telah menyambangi kantor Luhut pada Jumat (8/11).

“Alian (Alian Zeman) itu orang Hong Kong, dia mau taruh duitnya kemari, mau investasi di properti dalam hotel,” katanya, Jumat (8/11).

Untuk diketahui, Lan Kwai Fong Group merupakan grup perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Mulai dari properti, F&B, ritel, leisure, hiburan, sbobet dan investasi.

Baca juga: Jokowi Meminta Ibu Kota Baru Jadi Kota Bisnis Bebas Emisi

Sebagai perusahaan kawakan, Luhut menuturkan Lan Kwai Fong Group menawarkan investasi dalam jumlah besar, meskipun belum merinci angkanya. Investasinya akan diarahkan kepada sektor properti dan pengembangan pariwisata.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan kepada pengembangan ibu kota baru jika pihak Lan Kwai Fong Group berminat.

“Saya bilang kau bawa berapa miliar dolar begitu, saya tidak mau ratus juga dolar,” ujar Luhut.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Donny Arsal menuturkan investor China juga berminat untuk menanamkan modal di Indonesia, salah satunya jalan tol. Namun demikian, perusahaan belum menentukan ruas jalan tol mana yang akan mendapatkan kucuran dana.

“Dia baru mau lihat peluang investasi di Indonesia, salah satunya tol road. Jadi kami kasih gambaran saja,” ucapnya.

Baca juga: Pemerintah Ancam Pidana Importir Sampah

Untuk diketahui, pemerintah menargetkan dapat mengoperasikan jalan tol sepanjang 2.500 kilometer (km) pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) 2020-2024.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan untuk membangun tol sepanjang 2.500 km tersebut pemerintah membutuhkan dana kurang lebih Rp275 triliun-Rp350 triliun. Kebutuhan dana itu memperhitungkan biaya pembangunan jalan tol Rp110 miliar-Rp150 miliar per km.

Prediksi kebutuhan dana itu belum memperhitungkan pembangunan link alternatif sbobet jalan tol layang (elevated) sebesar Rp300 miliar per km.

“Jadi memang kebutuhan untuk pembangunan jalan tol ke depan tidak kurang dari Rp270 triliun-Rp350 triliun,” ujar Basuki.

RI-Argentina Ingin Gandakan Nilai Perdagangan

Ekonomi – Indonesia dan Argentina ingin melipat gandakan nilai perdagangan kedua negara pada 2021 mendatang. Salah satu cara untuk mencapai tujuan itu, kedua negara membentuk Working Group on Trade and Investment (WGTI) atau tim kerja yang membahas isu-isu perdagangan dan investasi yang potensial.

Duta Besar RI untuk Argentina merangkap Paraguay, dan Uruguay Niniek Kun Naryatie mengatakan nilai transaksi perdagangan antara RI dengan Argentina pada tahun lalu mencapai US$1,6 miliar.

Baca juga: Trump dan Xi Jinping Akan Bertemu di G20

Nilai perdagangan ini merupakan terbesar transaksi ketiga terbesar di antara negara-negara Amerika Latin, setelah Brasil dan Meksiko. Namun, sayangnya, RI yang defisit terhadap Argentina. “Argentina surplus,” katanya.

Pada tahun lalu, defisit dagang RI terhadap Argentina sebesar US$1,2 miliar. Karenanya, RI akan mendorong ekspor ke Argentina. Melalui working group Karyanto melanjutkan produk-produk RI yang berpotensi di ekspor ke Argentina akan diidentifikasi.

Adapun, beberapa produk Indonesia yang dinilai potensial untuk dikirim ke Argentina meliputi suku cadang (spare part), produk otomotif, alas kaki, produk-produk karet, produk kimia, dan lainnya.

Baca juga: China Siap Balas Ancaman Tarif Baru AS

Sementara Indonesia banyak mengimpor produk pakan ternak dari bungkil kedelai dari Argentina.

Dalam jangka panjang, pemerintah berharap Indonesia dan Argentina bisa menjalin kerja sama perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA). Namun, FTA ini harus melalui Mercosur atau organisasi negaa-negara America Latin, di mana Argentina masuk di dalamnya.

Sementara itu, Duta Besar Argentina untuk Indonesia Ricardo L Bocalandro menyambut baik kerja sama ini. Working Group merupakan upaya dua negaara untuk mengekplorasi potensi baru dalam perdagangan bilateral.

Baca juga: Anggaran Kemensos Sudah Terpakai 47 Persen

Tim kerja ini bertujuan untuk membahas bersama semua elemen yang potensial dalam hubungan perdagangan sekaligus untuk mengatasi permasalahan, pertanyaan, dan bertukar pengetahuan serta apa pun yang diperlukan untuk mendorong perdagangan bilateral.