Lippo Mall Puri Dijual Rp 3,5 Triliun, Demi Tingkatkan Likuiditas

Lippo Mall Puri dijual Rp 3,5 Triliun, demi tingkatkan likuiditas. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), melalui anak usahanya, PT Mandiri Cipta Gemilang (MCG), berencana menjual kepemilikian atas Lippo Mall Puri dengan nilai penjualan Rp 3,5 triliun. Adapun, Lippo Mall Puri akan dijual ke pihak live22 yang masih terafiliasi dengan MCG, yakni kepada PT Puri Bintang Terang (PBT).

Rencana transaksi dilaksanakan merupakan bagian dari strategi asset-light yang dijalankan Perseroan dan dilakukan untuk meningkatkan likuiditas Perseroan dan hasil yang akan diterima oleh Perseroan dari pelaksanaan Rencana Transaksi akan digunakan antara lain untuk membiayai kegiatan operasional Perseroan.

Dilansir dari keterbukaan informasi pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (31/8/2020), untuk melancarkan rencana itu emiten properti tersebut telah menyiapkan sejumlah skema untuk mengalihakan kepemilikan Lippo Mall Puri.

Baca Juga : Pagi Ini Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.500

Lippo Mall Puri Dijual Rp 3,5 Triliun, Demi Tingkatkan Likuiditas

Lippo Mall Puri Dijual Rp 3,5 Triliun, Demi Tingkatkan Likuiditas

Pertama, perseroan akan memberikan pendanaan kepada salah satu anak usaha, Bridgewater International Ltd. Baik dalam bentuk modal ataupun pinjaman perusahaan login joker123 senilai 280 juta dolar Singapura.

Hari ini dilakukan guna memenuhi keperluan Bridgewater mengambil bagian atas unit-unik penyertaan yang akan diterbikan oleh Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIRT) dalam rencana pengambil bagian Rights Issue Porsi Bridgewater.

Kedua, Bridgewater juga ditetapkan sebagai standby buyer dalam upaya rights issue Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIRT). Artinya, apabila tidak ada partisipasi publik dalam Rights Issue LMIRT, maka bridgewater akan menjamin sepenuhnya baik underwrite maupun sub-underwrite.

Baca Juga : IHSG Diproyeksikan Menguat Kembali Hari Ini

Untuk menambah modal pembelian, LMIRT juga berencana mencari pinjaman dari perbankan. Dana joker123 yang ditargetkan didapat dari upaya ini adalah senilai 120 juta dolar Singapura.

Dana yang didapat LMIRT kemudian akan diberikan ke anak usaha LPKR lainnya, Binjaimall Holdings Pte. Ltd., yang nantinya disetorkan ke PBT untuk membayar harga jual beli kepada penjual dalam hal ini MCG, yang merupakan anak usaha LPKR.

“Mandiri Cipta Gemilang juga akan memberikan vendor financing kepada Binjaimall Holding sebesar 40 juta dolar Singapura,” demikian pernyataan manajemen.