Pagi Ini Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.500

Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka positif di awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (31/8/2020). Demikian juga rupiah yang menguat pada awal perdagangan di pasar spot.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot live22 mengawali pekan dengan menguat ke kisaran 14.500.

Baca juga : IHSG Diproyeksikan Menguat Kembali Hari Ini

Melansir data Bloomberg, rupiah dibuka menguat pada level Rp 14.534 per dollar AS, atau naik 98 poin (0,87 persen) dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.632 per dollar AS.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, rupiah ditopang sentimen positif dari indikasi kebijakan pelonggaran moneter yang lebih lama dan mungkin lebih agresif dari Bank Sentral AS untuk membantu pemulihan ekonomi AS.

“Nilai tukar rupiah mungkin masih akan mendapatkan sentimen positif dari sikap The Fed, yang mendorong pelemahan nilai tukar dollar AS, dan bisa membantu penguatan aset berisiko termasuk rupiah,” kata Ariston.

Meskipun berpotensi menguat, namun penguatan rupiah akan tertekan akibat jumlah kasus Covid-19 yang terus bertambah.

Ariston memproyeksikan login live22 rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 14.550 per dollar AS sampai dengan Rp 14.750 per dollar AS.

Sementara itu IHSG di Bursa Efek Indonesia pagi ini bergerak di zona hijau. Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG berada pada level 5.366,2 atau naik 19,54 poin (0,37 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.346,65.

Baca juga : Jamkrindo Menjamin Kredit Pada 1.473 UMKM

Sebanyak 195 saham melaju di zona hijau dan 89 saham di zona merah. Sedangkan 133 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 674,4 miliar dengan volume 1,25 miliar saham.

Sementara bursa saham Asia pagi ini juga berada di zona positif. Seperti indeks Hang Seng Hong Kong yang naik 1,51 persen, indeks Komposit Shangshai menguat 0,72 persen, indeks Nikkei bertambah 1,97 persen, dan indeks Strait Times meningkat 0,72 persen.

Sektor Industri Dasar Angkat IHSG ke Level 6.249

Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil keluar dari teritori merah pada perdagangan Kamis (23/1). Indeks ditutup di level 6.249, menguat 15,75 poin atau 0,25 persen.

RTI Infokom mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp6,35 triliun dengan volume 8,9 miliar saham. Pelaku pasar asing sbobetasia tercatat beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesar Rp50,92 miliar.

Pada penutupan kali ini, 182 saham bergerak menguat, 220 turun, dan 141 lainnya tidak bergerak. Di sisi lain, mayoritas indeks sektoral menguat dipimpin oleh sektor industri dasar sebesar 1,25 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah pada pukul 16.10 WIB terpantau menguat 0,11 persen ke level Rp13.630 per dolar AS. Sejak pagi, rupiah bergerak dalam rentang Rp13.608-Rp13.648 per dolar AS.

Baca juga : Data Ekonomi China Akan Bebani IHSG Pada Awal Pekan

Sementara bursa di Asia kompak memerah. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Kospi Index di Korea Selatan turun 0,93 persen. Sementara, Nikkei225 di Jepang melemah 0,98 persen dan Hang Seng di Hong Kong terjun 2,01 persen.

Lebih lanjut, indeks saham joker388 di Eropa mayoritas melemah. Indeks CAC All-Tradable di Perancis turun 0,43 persen, FTSE100 di Inggris turun 0,43 persen, dan indeks DAX di Jerman turun 0,71 persen.

Data Ekonomi China Akan Bebani IHSG Pada Awal Pekan

Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal berbalik arah melemah pada perdagangan Senin (20/1). Perlambatan ekonomi China yang diramal ikut membebani perdagangan saham di dalam negeri akan membebani pergerakan indeks.

Pemerintah China melaporkan ekonominya hanya tumbuh 6,1 persen sepanjang 2019. Realisasi joker123 merupakan yang terendah dalam 29 tahun terakhir.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Nugroho R Fitriyanto menyatakan potensi pelemahan juga terlihat secara teknikal. Ia memprediksi IHSG hanya bergerak dalam rentang support 6.253-6.272 resistance 6.306-6.321.

Baca juga : Laju Ekonomi China Terendah Sejak 1990

“Potensi pelemahan semakin besar di mana jarak stochastic fast semakin berada di bawah stochastic slow setelah membentuk death cross,” ungkap Nugroho seperti dikutip dari risetnya awal pekan ini.

Meski diramalkan melemah, Nugroho menyatakan pelaku pasar tetap bisa mengoleksi sejumlah saham tertentu. Ia merekomendasikan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Sementara, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengungkapkan IHSG akan berada dalam rentang konsolidasi. Ini artinya, indeks akan bergerak stagnan atau sedang mencari pergerakan arah baru.

Fase konsolidasi biasanya terjadi setelah indeks berada dalam tren kenaikan atau pelemahan secara terus-menerus. Setelah jenuh, IHSG akan mencari tren baru sbobetuk.

“IHSG saat ini masih terlihat berada dalam rentang konsolidasi wajar di tengah gejolak pasar global maupun regional,” kata William melalui risetnya.

Kendati begitu, William melihat IHSG berpeluang ditutup di teritori positif hari ini. Kalau memang sempat melemah di tengah perdagangan, ia menyarankan pelaku pasar melakukan akumulasi beli atau melakukan transaksi beli secara bertahap.

Baca juga : AS dan China Resmi Teken Kesepakatan Damai Dagang Fase I

“Hari ini IHSG berpotensi menguat dengan rentang 6.202-6.378,” jelas William.

Beberapa saham yang bisa dibeli hari ini, kata William, yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Sebagai informasi, IHSG sepanjang pekan lalu menguat tipis 0,27 persen dari 6.274 menjadi 6.291. Sementara, nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) naik 0,32 persen dari Rp7.238 triliun menjadi Rp7.262 triliun.

IHSG Diramal Perkasa Usai Libur Akhir Tahun

Ekonomi – Analis memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Senin (6/1). Investor diyakini kembali meramaikan transaksi perdagangan usai libur akhir tahun.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan aktivitas perdagangan cenderung sepi sepanjang pekan lalu. Kondisi itu tercermin dari nilai transaksi link alternatif maxbet akhir pekan di bawah rata-rata hanya Rp5,73 triliun.

“Kami perkirakan IHSG akan bergerak menguat cenderung terbatas,” katanya dalam riset.

Baca juga : Daftar Penurunan Harga Pertamax di Jakarta

Ia meramal indeks saham bergerak di level support 6.263 dan resistance 6.350.

Dari global, lanjutnya, ketegangan antara AS-Iran menyelimuti pasar. Kondisi Timur Tengah memanas pasca tewasnya komandan Pasukan Quds Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Qasem Soleimani, akibat serangan udara AS di Bandara Baghdad, Irak, pada Jumat (3/1). Serangan itu dikhawatirkan memicu aksi balasan dari Iran.

“Akibatnya sebagian besar saham di Asia menghapus keuntungan,” ujarnya.

Senada, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memproyeksi IHSG menguat pada awal pekan situs judi online.

Ia bilang kenaikan IHSG ditopang data inflasi 2019 yang cukup baik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Desember 2019 sebesar 0,34 persen. Secara tahunan, inflasi hanya 2,27 persen lebih rendah dari inflasi 2018 sebesar 3,13 persen dan 2017 yakni 3,61 persen.

Selain inflasi, laju indeks saham diperkuat dengan aliran modal asing masuk (capital inflow) ke pasar. Dalam sepekan, capital inflow di seluruh pasar terpantau sebesar Rp2,14 triliun.

“Ini akan menopang kenaikan IHSG dalam beberapa waktu ke depan,” ujarnya.

Baca juga : IHSG Diproyeksi Perkasa Buka Perdagangan Awal 2020

Ia memperkirakan IHSG melaju di rentang support 6.198 dan resistance 6.402.

Pekan lalu, IHSG menghijau ke posisi 6.323. Indeks saham ditutup menguat 39,88 poin atau 0,63 persen pada perdagangan akhir pekan, Jumat (3/1). Namun demikian, IHSG justru mengalami koreksi 0,09 persen dalam sepekan.

Sementara itu, saham-saham indomaxbet Wall Street kompak melemah. Indeks Dow Jones turun 0,81 persen ke posisi 28.634, S & P 500 koreksi 0,71 persen menjadi 3.234, dan Nasdaq Composite melemah 0,79 persen menjadi 9.020.

IHSG Diproyeksi Perkasa Buka Perdagangan Awal 2020

Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bangkit (rebound) mengawali perdagangan perdana pada 2020. Investor diperkirakan kembali melakukan aksi beli setelah indeks saham terkoreksi pada perdagangan penutupan tahun.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyatakan investor agen maxbet tidak perlu ragu karena IHSG berpeluang menghijau dalam jangka panjang. Terlebih, dana asing juga terus masuk ke pasar modal Indonesia.

Baca juga : Harga Rokok Naik Hingga 35 Persen Mulai Besok

“Dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam tren kenaikan,” kata William dalam risetnya, Kamis (2/1).

Mengutip data BEI, investor asing tercatat beli bersih (net buy) sepanjang 2019 sebesar Rp49,19 triliun. Sementara, khusus pada perdagangan Senin (30/12), asing beli bersih sebesar Rp2,1 miliar.

Realisasi itu, sambung William, membuktikan bahwa pasar modal Indonesia masih menarik di mata asing situs judi online.

Dengan kata lain, potensinya masih cukup baik pada awal 2020 ini. “Hari ini IHSG berpotensi menguat,” jelasnya.

Ia meramalkan indeks bisa tembus 6.400 pada sore ini. Tepatnya, William memproyeksi IHSG bergerak dalam rentang support 6.198 dan resistance 6.402.

Di sisi lain, Analis Artha Sekuritas Indonesia Nugroho R Fitriyanto pesimistis dengan pergerakan pasar saham domestik pada awal perdagangan 2020. Menurutnya IHSG masih akan berada di zona merah.

Baca juga : IHSG Diramal Menguat Usai Natal

“IHSG diprediksi melanjutkan tren pelemahan, di mana secara teknikal IHSG telah menyentuh area strong resistance,” tulis Nugroho dalam risetnya.

Menurutnya, IHSG tidak akan bergerak di luar area sbobetuk 6.300. Nugroho meramalkan indeks hari ini berada di kisaran support 6.260-6.280 dan resistance 6.328-6.356.

Diketahui, IHSG mengakhir 2019 atau perdagangan terakhir di zona merah. Indeks ditutup di level 6.299 dengan pelemahan tipis sebesar 0,47 persen atau 29,77 poin.

IHSG Diramal Menguat Usai Natal

IHSG diramal menguat usai natal. Indeks Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat pada Kamis (26/12). Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan laju indeks saham akan ditopang sentimen aksi window dressing akhir tahun.

Window dressing adalah strategi yang digunakan perusahaan atau manajer investasi agen maxbet untuk mempercantik tampilan portofolio atau performa laporan keuangannya.

Baca juga : China Bakal Guyur Dana ke Bank Untuk Kerek Penyaluran Kredit

“Investor lebih berani masuk ke pasar modal jelang akhir tahun lantaran memanfaatkan momentum window dressing,” kata Dennies dikutip dari risetnya, Kamis (26/12).

Menurut dia, kedatangan pelaku pasar sbobet tercermin dari volume perdagangan yang tinggi. Pada perdagangan Senin (23/12) investor tercatat membukukan transaksi sebesar Rp10,64 triliun dengan volume 16,93 miliar saham.

“Ini mengindikasikan investor mulai kembali optimis akan tren bullish (penguatan),” imbuhnya.

Dennies memperkirakan indeks akan bergerak di rentang support 6.253-6.280 dan resistance 6.324-6.341.

Akan tetapi, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi memperkirakan IHSG cenderung melemah karena faktor teknikal situs judi online. Ia meramalkan indeks saham melaju di rentang support 6.200-6.315.

“Kami perkirakan IHSG berpotensi melemah pasca libur Natal,” ucapnya.

Namun demikian, ia menilai ketegangan perang dagang telah mereda jelang tutup tahun setelah negosiasi AS-China berakhir positif. Kesepakatan itu menenangkan investor.

“Penandatangan fase pertama kesepatakatan dagang AS-China akan dilakukan pada Januari,” imbuhnya.

IHSG terpantau menguat pada perdagangan Senin (23/12). Indeks sbobetuk ditutup di level 6.305, naik 21,53 poin atau 0,34 persen.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street mayoritas mengalami koreksi. Indeks Dow Jones turun 0,13 persen ke posisi 28.515, S&P 500 berkurang 0,02 persen ke level 3.223, dan Nasdaq Composite menguat 0,08 persen menjadi 8.952.

Kilau Saham Sektor Konsumer Jelang Pergantian Tahun

Ekonomi – Tahun 2019 akan berakhir dalam hitungan hari. Pelaku pasar bersiap menyusun kembali portofolio investasi demi meraup cuan lebih tebal di tahun tikus logam. Direktur investa Saran Mandiri Hans Kwee menilai pasar saham link alternatif maxbet membaik pada 2020 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi ini, ia menyebut tidak terlepas dari beberapa katalis positif di tahun mendatang. Dari dalam negeri, misalnya, pesta demokrasi pemilihan presiden (pilpres) 2019 telah selesai digelar, dan berjalan dengan kondusif sehingga investor kembali meramaikan pasar. Dampaknya baru akan terasa pada 2020 mendatang.

Baca juga : Daftar Tarif Yang Akan Naik Pada 2020

Faktor eksternal pun cenderung memberi warna positf. Perkembangan negosiasi dagang AS-China sepanjang 2019 membuahkan kabar gembira, yakni kesepakatan dagang fase I yang akan ditandatangani awal tahun.

Beberapa pokok kesepakatan dua negara adalah AS menangguhkan tambahan tarif impor atas produk China senilai US$160 miliar yang sejatinya mulai berlaku pada pertengahan Desember 2019 lalu.

AS juga sepakat menurunkan tarif impor dari 15 persen menjadi 7,5 persen terhadap produk China senilai US$120 miliar. Sebagai balasan, Kementerian Keuangan China mengatakan akan menyeret turun tarif impor lebih dari 850 produk AS per 1 Januari 2020.

“Tetapi awal tahun agak konsolidasi. Sebab, IHSG sudah reli akhir tahun karena window dressing,” katanya.

Di tengah harapan baru itu, Hans meramalkan sektor konsumer menjadi sektor paling kinclong di awal 2020. Sejalan dengan perbaikan ekonomi global, ia meyakini ekonomi situs judi online Indonesia turut bangkit.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar 5,3 persen. Angka itu lebih tinggi dibanding proyeksi pertumbuhan ekonomi 2019 dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, yaitu 5,08 persen.

Lewat perbaikan itu, Hans meyakini konsumsi masyarakat turut menguat. “Konsumsi masyarakat adalah faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Baca juga : China Bakal Guyur Dana ke Bank Untuk Kerek Penyaluran Kredit

Sebagai catatan, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan konsumsi rumah tangga tumbuh 5,01 persen secara tahunan pada kuartal III 2019. Kontribusinya mencapai 56,52 persen ke pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan data tersebut, tidak heran jika Hans meramalkan sektor konsumer akan kinclong pada awal 2020. Secara spesifik, ia merekomendasikan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Hans menambahkan rencana pemecahan nilai nominal saham alias stock split Unilever akan menjadi penopang kinerja saham dengan kode UNVR tersebut. Sesuai jadwal, Unilever akan melakukan stock split dengan rasio 1:5 pada Kamis 2 Januari 2020 nanti.

Saham Sektor Energi Paling Anjlok di AS Sepanjang 2019

Saham sektor energi paling anjlok di AS sepanjang 2019. Sepanjang 2019 kinerja saham perusahaan energi di Amerika Serikat (AS) anjlok. Meskipun AS produsen minyak mentah dan gas alam terbesar di dunia, saham energi malah merugi.

Indeks saham S&P 500 untuk sektor energi hanya membagikan dividen 6 persen. Indeks sektor energi menjadi yang terlemah di pasar saham sbobet sepanjang 2019.

Kinerja ini berkebalikan dengan sektor teknologi yang menjadi ‘raja’ indeks S&P 500 dengan memberikan imbal hasil paling besar. Sektor ini memberikan dividen hampir mencapai 400 persen.

Baca juga : Sri Mulyani Kaji Aturan Lembaga Pengelola Dana Asing

Tren saham energi yang anjlok memang bukan hal baru. Kinerja saham energi sudah anjlok sekitar delapan tahun berturut-turut.

“Itu sangat suram,” kata Pavel Molchanov, seorang analis energi Raymond James.

Kinerja cadangan energi situs judi online yang buruk sebagian besar didorong oleh rendahnya harga minyak dan gas alam.

“Perusahaan minyak serpih merupakan ‘korban’ dari kesuksesan mereka sendiri. Mereka menghasilkan begitu banyak minyak sehingga mereka menginjak diri mereka sendiri,” kata Bob McNally, presiden perusahaan konsultan Rapidan Energy Group.

Perusahaan minyak dan gas digenjot agar menjadikan Amerika Serikat produsen utama dunia. Mereka meminjam sangat banyak sehingga hanya memiliki sedikit uang tunai yang tersisa untuk dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen dan pembelian kembali saham.

Sebagai perusahaan minyak pun masih menekan neraca mereka usai krisis energi pada 2014-2016.

“Menjadi produsen besar dan memiliki sektor energi yang menguntungkan adalah dua hal yang sangat berbeda,” kata McNally, mantan penasehat energi untuk Presiden George W. Bush.

Baca juga : OJK dan Pemerintah Siapkan Jurus Baru Untuk Selamatkan Jiwasraya

Hal tersebut tidak mengherankan, statistik Refinitiv menunjukkan bahwa dua saham berkinerja terburuk S&P 500 dekade ini berasal dari sektor energi yakni Devon Energy (DVN) dan Apache (APA).

Berita bagus untuk industri energi adalah bahwa perusahaan minyak tampaknya mengindahkan permintaan Wall Street untuk disiplin modal yang lebih baik. Perusahaan tidak lagi membajak setiap sen dari arus kas link alternatif sbobet mereka kembali ke pengeboran. Mereka berjanji untuk mempertahankan sebagian dari itu untuk membayar hutang dan mengembalikan kepada pemegang saham.

“Itu fenomena baru. Banyak investor skeptis itu akan bertahan tetapi pandangan kami adalah itu akan terjadi,” kata Molchanov dari Raymond James.

Pelantikan Jokowi Beri Berkah Terhadap Saham Sektor Konstruksi

Pelantikan Jokowi beri berkah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024. Upacara pelantikan pasangan Jokowi-Ma’ruf pada Minggu (20/10) terpantau berjalan lancar.

Kepala Riset PT Koneksi Kapital Alfred Nainggolan menilai pelantikan Jokowi-Ma’ruf bisa menjadi katalis positif di pasar ekuitas maxbet. Pasalnya, pelantikan makin memberikan kepastian atas kondisi politik dan ekonomi Indonesia saat ini.

Ia memprediksi pasar cenderung bergerak lebih stabil usai pelantikan ini. Bahkan, sambung dia, sambutan positif pelaku pasar sudah tampak sejak sepekan sebelum pelantikan.

Baca juga: Menaker Pastikan Kenaikan UMP Ditentukan Sesuai Aturan

Kondisi ini tercermin dari pergerakan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat sebesar 1,41 persen dari level 6.105 menjadi 6.191.

“Artinya ini melihat mereka sudah mulai inisiatif lebih dulu dengan ekspektasi pelantikan akan jalan dengan baik,” katanya.

Agak berbeda dengan Alfred, pendiri LBP Institute Lucky Bayu Purnomo mengatakan sentimen global masih mendominasi pasar ekuitas. Meluasnya perang dagang akan menambah ketidakpastian di pasar setelah sebelumnya AS juga masih bersitegang dengan China.

Tak hanya itu, ia bilang penguatan dolar AS juga berpotensi menekan nilai tukar rupiah. Sepanjang pekan lalu, rupiah melemah tipis sebesar 0,04 persen ke posisi Rp14.145 per dolar AS.

Pelantikan Jokowi Beri Berkah Terhadap Saham Sektor Konstruksi

Ia meramalkan IHSG hanya mampu menguat terbatas di bawah tekanan sentimen global dewavegas. “Jadi dua sentimen negatif dibandingkan dengan satu sentimen positif yaitu pelantikan sendiri masih terbatas karena ada sentimen lain jadi indeks cenderung menguat terbatas,” tuturnya.

Di tengah stabilitas pasar usai pelantikan, Alfred merekomendasikan untuk mengoleksi saham sektor infrastruktur dan konstruksi. Ini sejalan dengan salah satu strategi pembangunan Jokowi dalam lima tahun mendatang, mendorong kembali pembangunan infrastruktur.

Berbeda dengan periode pertama, kepala negara bilang pembangunan infrastruktur akan menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, mmpermudah akses ke kawasan wisata, sehingga mampu mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.

“Kemungkinan sektor infrastruktur dan konstruksi relatif cukup bagus, melalui berlanjutnya program infrastruktur,” tuturnya.

Baca juga: Sentimen Brexit Buat Harga Emas Dunia dan Antam Beda Arah

Dari sektor infrastruktur ia merekomendasikan saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Sedangkan, dari sektor konstruksi ia merekomendasikan sahan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON).

Selain kelanjutan pembangunan infrastruktur, ia menuturkan saham Telkom mendapat sentimen positif dari peresmian proyek infrastruktur ‘langit’ yaitu Palapa Ring pada Senin (14/10). Dalam jangka panjang, Alfred meyakini Palapa Ring akan berdampak positif bagi kinerja perusahaan pelat merah qq338 itu.

Melalui Palapa Ring, Telkom bisa memperluas akses jaringannya. Menurut informasi dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI), Telkom tengah dalam proses uji coba Palapa Ring bersama PT. Primacom Interbuana.

BUMN Harus Siap Rugi

BUMN harus siap rugi. Pengamat Asuransi Herris Simanjuntak menyebut pembentukan anak usaha PT Asuransi Jiwasraya (Persero) memiliki risiko. Ini artinya, BUMN yang ikut patungan membentuk Jiwasraya Putra harus siap terpapar risiko.

Salah satu risikonya pemegang saham harus siap menghadapi risiko keuangan, seperti tidak menerima dividen. Diketahui, empat perusahaan pelat merah akan menjadi pemegang saham Jiwasraya Putra, yakni PT BTN (Persero) Tbk, PT KAI (Persero), PT Pegadaian (Persero), dan PT Telkomsel selaku anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero).

“Kalau perusahaan rugi, pemegang saham tidak akan menerima dividen,” katanya.

Baca juga: Sri Mulyani Beberkan Problem Industri Tekstil Selain Impor

Kendati demikian, BUMN tetap harus merealisasikan komitmennya memberikan akses dan merekomendasikan produk Jiwasraya Putra kepada nasabah dan pelanggan. Dengan tujuan, memaksimalkan pemasaran produk Jiwasraya Putra sekaligus meminimalisasi risiko bagi pemegang saham.

Pun begitu, Herris mengakui proses pemasaran bukan berarti tanpa tantangan. Sebagai anak usaha dari induk yang tengah menghadapi masalah likuiditas, Jiwasraya Putra diperkirakan menghadapi tantangan kepercayaan dari konsumen.

“Asuransi adalah bisnis atas dasar kepercayaan karena yang dijual itu janji,” jelasnya.

Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, Herris menyebut solusi paling efektif terhadap masalah likuiditas Jiwasraya adalah suntikan modal dari pemegang saham, yaitu Kementerian BUMN. Hal ini diperlukan untuk membantu penguatan likuiditas Jiwasraya.

Pengamat BUMN sekaligus Managing Director Lembaga Management FEB Universitas Indonesia Toto Pranoto menilai pembentukan Jiwasraya Putra sebagai gagasan bagus di atas kertas. Sebab, Jiwasraya Putra dapat membantu secara langsung aspek ekuitas Jiwasraya melalui jaringan pemasaran dari BUMN yang terlibat.

Namun, ia mewanti-wanti agar ide pembentukan Jiwasraya Putra ini tak hanya mentok di atas kertas. Ia menegaskan ada realisasi komitmen dari BUMN selaku pemegang saham.

Baca juga: Ekonomi AS Melemah, Rupiah Naik ke Rp14.144 per Dolar

“Dalam konteks ini aspek compliance perusahan yang harus dijaga. Ini diharapkan bisa berjalan baik karena pemegang saham sekarang lebih banyak,” katanya.

Selain itu, untuk mengembalikan kepercayaan konsumen kepada Jiwasraya, Herris saran agar langkah perbaikan dilakukan sesegera mungkin, termasuk restrukturisasi secara besar-besaran dalam organisasi Jiwasraya.

“Terutama perbaikan soal kepemimpinan dan perbaikan SOP di bidang investasi dan keuangan, serta pemantauan compliance secara lebih efektif,” imbuh dia.

Jiwasraya mulai merealisasikan pembentukan anak usahanya dengan menandatangani corporate cooperation agreement bersama empat BUMN lain. Penandatanganan corporate cooperation agreement ini menandai komitmen empat BUMN dalam patungan pembentukan anak usaha.

“Target operasional paling lambat pada Januari 2020,” tandas Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko.