Tarif Tol Dalam Kota Akan Segera Naik

Ekonomi – Tarif baru mengenai perjalanan ruas jalan tol Cawang-Pluit, Cawang-Tanjung, Priok-Ancol, Timur-Jembatan Pluit. Cipta Marga Nusaphala Persada telah memberitahukan tarif tol melalui akun resmi instagramya @official.cmnp berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1231/KPTS/M/2019.

Tarif jalan tol ini pun terjadi kenaikan setiap dua tahun sekali, dilakukannya hal tersebut agar menyesuaikan pengaruh terhadap kumulatif nilai inflasi yang terjadi selama beberapa tahun terakhir, hal tersebut telah di cantumkan pada peraturan logiclub perUndang-Undang No 38 tahun 2004.

Baca Juga : BRI Telah Siapkan Rp.5 Triliun Untuk Modali Anak Usaha

KBPJT (Kepala Badan Pengatur Jalan Tol) yaitu Danang Parikesit menyatakan, tahap tersebut merupakan sosialisasi guna untuk mengurangi Inflasi selama 2 tahun akibat pembangunan ruas jalan tol.

PT Marga Sarana Jakarta Barat memberikan kepastikan bahwa jalan tol layang Bogor Outer Ring Road Seksi IIIA yang saat ini sedang proses pembangunan akan di operasikan secara fungsional ketika arus mudik atau lebaran nantinya pada tahun 2020.

Selama dapat di operasikan secara fungsional pada arus mudik nantinya, jalan tol tersebut akan di gratiskan di hari menyambut lebaran. Maksud dari pada gratis tersebut Dirut PT Marga Sarana Jakarta Barat yaitu Hendro Atmojo ialah, pengendara cukup membayar tarif tol sesuai dengan yang ada saat ini dan mulai perjalanan Sentul Barat hingga Simpang Salabenda ataupun arah sebaliknya.

Saat ini memang sudah 80 persen proses pembangunan ruas to Yasmin-Simpang Salabenda, Project Manager PT Pembangunan Perumahan yaitu Yusuf Luqman mengatakan bahwa pengerjaan di ruas tol Seksi IIIA sepanjang 2,85 kilometer juga akan di targetkan tahun ini selesai yang dimana sebelum nya tahun 2019 lalu telah masuk tahap finishing.

Baca Juga : BI Ramalkan Rupiah Akan Perkasa Tahun Ini

Melesetnya target tersebut Yusuf menyatakan karena ada beberapa faktor yang membuat keterlambatan penyelesaian jalan tol tersebur, seperti terkendalanya pembebasan lahan, pemindahan tiang listrik, dan juga kecelakaan kerja yang terjadi selama proses pembangunan.

Paling lama sekali target untuk tahap finishing dan juga pembukaan akan di pastikan pada bulan Maret-April, hal ini dipastikan guna untuk membantu arus mudik yang akan di pakai pada bulan berikutnya saat menjelang joker188 Rahmadhan nantinya.

Daftar Tarif Yang Akan Naik Pada 2020

Ekonomi – Masyarakat harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam untuk menikmati sejumlah layanan pada 2020. Sebab, pemerintah maxbet telah memutuskan untuk mengerek sejumlah tarif mulai dari cukai rokok, iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, tarif listrik dan tarif tol.

Berikut adalah daftar kenaikan tarif yang berlaku mulai 2020:

Baca juga : China Bakal Guyur Dana ke Bank Untuk Kerek Penyaluran Kredit

Cukai rokok

Desas-desus kenaikan cukai rokok mulai terdengar pada pertengahan 2019. Kebijakan tersebut resmi ditetapkan pada Oktober 2019. Menteri Keuangan Sri Mulyani menuangkannya dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152/PMK.010/2019 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146/2017.

Dalam PMK 152/2019, tarif CHT Sigaret Kretek Mesin (SKM) naik sebesar 23,29 persen, Sigaret Putih Mesin (SPM) naik 29,95 persen dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau Sigaret Putih Tangan naik 12,84 persen.

Berdasarkan aturan main situs judi online tersebut, rata-rata cukai naik 23 persen. Kenaikan tersebut membuat rata-rata harga jual eceran rokok diperkirakan meningkat 35 persen dari harga jual saat ini.

Kenaikan cukai dari batasan Harga Jual Eceran rokok berlaku mulai 1 Januari 2020. Sedangkan, pita cukai akan dilekatkan paling lambat 1 Februari 2020.

Ketua Asosiasi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo mengatakan, dengan adanya kenaikan cukai hasil tembakau tersebut, sangat memungkinkan harga rokok pada tahun 2020 mencapai Rp35.000 per bungkus.

Iuran BPJS Kesehatan

Mulai 1 Januari 2020, pemerintah resmi menaikkan iuran BPJS Kesehatan bagi peserta mandiri. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75/2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Aturan ini diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada (24/10) lalu.

Dalam beleid tersebut, iuran kepesertaan untuk kelas mandiri I naik dua kali lipat dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu per peserta per bulan. Lalu, iuran kelas mandiri II naik 115 persen dari Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu per peserta per bulan dan kelas mandiri III naik 64,7 persen dari Rp25.000 menjadi Rp42 ribu per peserta per bulan.

Baca juga : Jokowi Resmikan Program B30 Ditemani Ahok

Tarif listrik

Pemerintah akan mencabut subsidi tarif listrik untuk golongan rumah tangga mampu (RTM) berdaya 900 Volt Ampere (VA) pada 2020. Imbasnya, pelanggan golongan harus mengikuti ketentuan penyesuaian tarif listrik (tarif adjustment).

Pemberian subsidi memang membuat tarif listrik lebih murah bagi pelanggan. Saat ini, golongan 900 VA RTM hanya dikenakan tarif maksimal Rp1.352 per kilo Watt hour (kWh). Sementara, tarif golongan non subsidi, 1.300 VA hingga 6.600 VA ke atas, dipatok Rp1.467,28 per kWh.

Kendati demikian, Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan tarif listrik golongan 900 VA RTM belum akan mengikuti tarif adjustment per 1 Januari 2020. Artinya, tarifnya belum ada perubahan setidaknya hingga pemerintah dan PLN menyelesaikan pendataan agar tidak salah sasaran.

Tarif tol

Pemerintah menyesuaikan tarif tol setiap dua tahun sekali. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan tingkat inflasi link alternatif sbobet.

Pada akhir November lalu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Danang Parikesit menyatakan pemerintah mengkaji kenaikan tarif pada 18 ruas tol.

Rinciannya, Jagorawi, Kertosono-Mojokerto, Makassar Seksi IV, Cikampek-Palimanan, Gempol-Pandaan, Tangerang-Merak, dan Surabaya-Mojokerto.

Selain itu, Palimanan-Kanci, Semarang Seksi A-B-C, Tomang-Grogol-Pluit, Tomang-Cawang, Cawang-Tj Priok-Pluit, Pondok Aren-Serpong, Belawan-Medan-Tj Morawa, Makassar Seksi I-II, Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, Surabaya-Gempol, dan Soreang-Pasir Koja.

Sebelum tutup tahun, beberapa ruas tol tarifnya sudah dinaikkan di antaranya Tol Jagorawi, Kertosono-Mojokerto, dan Tangerang-Merak.