Mengenal Bagian-bagian Stamper Kodok dan Tips Perawatannya

Stamper kodok merupakan sebuah alat atau mesin yang dimanfaatkan untuk meratakan sekaligus memadatkan permukaan saat proses aspal atau hal lainnya sehingga permukaan tersebut lebih rata dan halus. Keberadaan alat satu ini sangat penting, khususnya dalam dunia konstruksi.

Ukurannya bermacamn-macam mulai dari 85 kg hingga 350 kg, tergantung tipe mesin yang terpasang. Alat satu ini membutuhkan bahan bakar solar dalam mengaplikasikannya. Sebelum Anda menggunakan alat satu ini, penting untuk tahu bagian-bagian di dalamnya.

Bagian-bagian Stamper Kodok

Dalam bidang konstruksi alat satu ini memiliki peran yang cukup besar, bila suatu saat Anda membutuhkannya penting untuk tahu apa saja bagian-bagian di dalam stamper yang harus dipahami. Dengan begitu Anda lebih cepat paham cara mengoperasikan beserta perawatannya.

1. Mesin 

Mesin menjadi bagian utama yang memiliki peran sangat besar, sebagai sumber tenaga dengan fungsi mengubah rotasi roda gigi agar mendapatkan gerakan vertikal secara timbal balik saat stamper ini digunakan.

2. Kaki hentak

Bagian mesin stamper ini dibuat dengan tujuan untuk melanjutkan gerakan dalam bentuk vertikal timbal balik dengan melalui penempatan pegas dipasang dengan gerakan naik turun, maka disitulah akan terjadi tenaga besar akibat dari tumbukan mesin stamper terhadap permukaan yang ditumbuk.

3. Bingkai pelindung dan pegangan pengarah

Merupakan bagian luar dari mesin yang berguna untuk melindungi bagian mesin dan menempatkan pegangan berfungsi sebagai pengarah gerakan mesin secara horizontal.

Pada mesin tersebut akan dibuat pegangan yang berfungsi untuk pegangan operator dalam mengarahkan stamper pada tempat tujuan yang dipadatkan.

4. Plat tumbuk

Bagian ini terletak di bawah kaki hentak, yaitu bagian mesin yang langsung berhubungan langsung dengan permukaan tanah yang sedang ditumbuk.

Cara Merawat Mesin Stamper

Selain mengenal bagian-bagian stamper, penting pula mengetahui tips perawatannya, dengan begitu mesin ini tidak akan mudah rusak.

  1. Hal pertama yang harus dilakukan ialah memeriksa oli sesuaikan dengan garis yang ada, jangan sampai oli stamper kosong saat digunakan.
  2. Jangan lupa juga untuk memeriksa baut di sepatu dengan jumlah 4 di tengah dan 8 di pinggir, bila da yang kendor segera kencangkan.
  3. Baut dudukan 4 dan 3 baut breket yang biasanya menempel pada body juga harus selalu diperiksa.
  4. Jangan lupakan busi, jika kotor sebaiknya bersihkan dengan menggunakan amplas. Se.lain itu cek juga kualitas busy, dengan cara dicopot, ditempel, dan ditarik. Jika muncul api atau berwarna merah harus segera diganti dan bila biru kualitasnya masih bagus.
  5. Selain itu periksa karburator, periksa bensin dan baut yang ada di dalamnya. Hal ini untuk menghindari bila ada baut yang lepas.
  6. Busi dan karburator harus dipasang dengan baik jangan asal-asalan
  7. sebaiknya tutup cup ditarik, tarikan tersebut jangan lupa ditarik, bila sudah hidup maka cuknya segera dibuka kembali
  8. Setelah melakukan pemeriksaan di atas kini saatnya memeriksa kestabilan mesin, bila gas kurang maka mesin akan loncat-loncat

Mesin satu ini memiliki fungsi yang sangat besar, digunakan untuk membantu pekerjaan agar lebih ringan dan ergonomis. Mesin ini juga memiliki nama lain seperti vibratory rammer dan tamping rammer.

Selain digunakan untuk proses aspal, juga digunakan untuk memadatkan paving, bisa digunakan untuk pekerjaan skala rendah seperti memadatkan pekarangan rumah hingga pekerjaan besar membuat jalan.

Adapun harga stamper kodok bermacam-macam, dimulai dari ratusan ribu hingga jutaan ribu rupiah, harga tersebut tergantung dari ukuran mesin dan fasilitas pendukung lainnya.

Skip to toolbar