Teknik Penulisan Artikel SEO bagi Pemula

Sebagai seorang yang baru berkecimpung dalam dunia penulisan artikel SEO, pasti ada saja yang membuat kesulitan, salah satunya adalah bagaimana agar artikel yang ditulis dapat masuk ke dalam kategori SEO-friendly sehingga mudah dideteksi oleh mesin pencarian.

Kendala ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya karena penyedia jasa penulis artikel tidak mengetahui sistematika penulisan yang baik. Mungkin saja seseorang mahir menulis karya ilmiah, namun belum tentu ia bisa mendatangkan banyak audiens dalam penulisan artikel di blognya.

Padahal, sistematika penulisan terbilang cukup urgent untuk diketahui¾baik bagi pemula atau pun yang sudah lama menulis¾terkhusus lagi dalam rangka membuat tulisan menjadi SEO-friendly. Oleh karenanya, dalam kesempatan ini, akan dibahas poin-poin penting dalam sistematika penulisan artikel SEO.

 Tips dalam Sistematika Penulisan Artikel SEO bagi Pemula

1. Gunakan format H1, H2, dan H3

Setiap jenis tulisan mempunyai formatnya sendiri. Contoh paling mudahnya puisi, Anda tentu tidak perlu membuat pendahuluan berupa latar belakang, rumusan masalah, dsb. beda halnya dengan karya tulis ilmiah, makalah misalnya: Anda harus menyertakan pendahuluan, pembahasan, hingga kesimpulan dari sebuah penelitian.

Demikian pula dengan teknik penulisan artikel SEO, seseorang yang menginginkan audiens atau pengunjung website yang banyak, maka harus mengetahui sistem penulisan yang fit untuk kapasitas pembaca yang yang berselancar di internet guna mencari informasi.

Salah satu format yang paling cocok dan terbukti ampuh dalam artikel listicle atau berupa list-list, contohnya seperti “Inilah lima LIST website terbaik di dunia”, tidak lain adalah format H1, H2, dan H3. Mengapa? Sebab, dengan demikian pembaca dapat langsung diarahkan untuk membaca poin-poin penting dari sebuah artikel. Hal ini juga berfungsi untuk mengantisipasi rasa jenuh reader dikarenakan panjangnya sebuah tulisan.

2. Jangan lupa untuk membuat pembuka dan penutup artikel

Walaupun artikel yang dibuat merupakan jenis listicle, bukan berarti kita langsung menuliskan poin berupa list-list. Sapalah pengunjung web Anda terlebih dahulu, dengan demikian pembaca akan merasa lebih dihargai dan nyaman dalam mengumpulkan informasi dalam sebuah artikel.

Pendahuluan dalam sebuah artikel bisa juga berupa pendefinisian tentang apa yang akan disebutkan pada list, sehingga para pembaca mengenal terlebih dahulu tentang apa yang sedang dikulik informasinya.

Penggunaan riset keyword artikel seo juga sangat diperlukan dalam penulisan artikel sebab kata kunci juga berpotensi menaikan trafic anda .

Ada pun penutup dalam setiap artikel ditujukan sebagai kesimpulan singkat, penegasan kembali mengenai objek yang sedang dibahas, serta bisa juga dilengkapi dengan ucapan terima kasih kepada audiens sebab telah membaca artikel hingga tuntas. Hal ini akan membuat pembaca merasa diapresiasi dan tentunya kenyamanan yang timbul dari benak pembaca akan memuat mereka merekomendasikan artikel Anda.

Apa yang akan terjadi ketika audiens merekomendasikan atau pun men-share tulisan Anda? Tentunya akan dinilai sebagai artikel yang SEO-friendly oleh mesin pencarian. Sehingga, tulisan yang Anda buat berpotensi bertengger di halaman pertama Google.

3. Gunakan judul yang menarik untuk dibaca namun tidak bertele-tele

Yang pertama kali dilihat dari tulisan Anda oleh seorang pembaca adalah judul. Dari sebuah tema yang cakupannya cukup luas dibuatlah judul guna memfokuskan ruang pembahasan. Judul yang menarik haruslah bisa menggambarkan keseluruhan isi dari sebuah tulisan.

Membuat judul menarik atau tak jarang disebut dengan istilah clickbait bukan berarti mengecewakan pembaca disebabkan ketidakselarasan antara isi tulisan dengan judul yang Anda gunakan.

Itulah tadi beberapa tips dalam sistematika, khususnya untuk penyedia jasa penulis artikel SEO, guna menggaet sebanyak-banyaknya pembaca.

Skip to toolbar