NOTASI ALGORITMA – KEBUTUHAN KERAMIK

Kali ini saya akan membagikan sedikit hasil tulis yang buat sebagai tugas satu mata kuliah utama saya. Yaitu menghitung kebutuhan keramik kamar / kos. Sama dengan beberapa post sebelumnya, menurut saya ini masih sederhana sehingga memungkinkan pembaca pemula untuk mengerti.

Paradigma yang saya ambil adalah sebagi berikut :

  1. Input aspek yang diperlukan (Panjang dan lebar kamar serta Panjang dan lebar keramik).
  2. Menghitung kebutuhan panjang dan lebar (Dengan membagi lebar kamar dengan lebar keramik serta panjang kamar dengan panjang keramik). Belum sampai disitu saja, kita perlu membulatkan ke atas apabila hasil pembagian tidak bulat (ceiling), karena tidak mungkin kita membeli keramik hanya setengah atau seperempat apalagi seperdelapan.
  3. Menghitung kebutuhan total (Mengalikan kebutuhan panjang dengan kebutuhan lebar).

(Maaf jika adanya kekurangan dalam segi kerapian indentasi dikarenakan tidak bisa diberi indent secara otomatis oleh karena saya copy-paste dari catatan yang saya tulis sendiri di notepad++ sebelumnya. Yang sebenarnya text aslinnya semuanya di notepad++ sudah dalam kondisi berindentasi/rapi)

 

/*
NAMA : NATHANAEL FREDERICKO W
NIM : A11.2018.10882
MAKUL : DASAR PRMROGRAMAN (TEORI)
TEMPAT : RUMAH
TANGGAL : –
PROGRAM : KEBUTUHAN KERAMIK
*/

// JUDUL
MENCARI KEBUTUHAN KERAMIK KAMAR

// KAMUS
lebar_keramik, panjang_keramik <- integer
lebar_kamar, panjang_kamar <- real
kebutuhan_lebar, kebutuhan_panjang, kebutuhan_total <- integer

// DISKRIPSI
input (lebar_keramik, panjang_keramik)
input (lebar_kamar, panjang_kamar)
kebutuhan_lebar = ceil(lebar_kamar / lebar_keramik)
kebutuhan_panjang = ceil(panjang_kamar / panjang_keramik)
kebutuhan_total = kebutuhan_lebar * kebutuhan_panjang
output (kebutuhan_total)