NOTASI ALGORITMA – LOOPING SEDERHANA (4 CONTOH)

Di kesempatan kali ini, saya akan membagikan sebuah sebuah fungsi yang sangat sangat penting dan diperlukan dalam pemrograman, yaitu looping atau perulangan.

Dari yang saya pelajari, looping merupakan suatu perintah dalam pemrograman untuk melakukan tugas tertentu dengan batas-batas dan kondisi yang telah ditentukan oleh penulis. Sebenenarnya ada beberapa intrusksi looping dalam coding, seperti for, while, dan do while. Namun untuk pemula seperti saya, disarankan untuk menggunakan while atau do while.

Dalam looping selalu memerlukan 3 aspek terpenting, yaitu initial state, final state, dan counter. Iterasi awal adalah melakukan deklarasi nilai iterasi pada initial state, kemudian disusul dengan deklarasi final state serta counter. Disini, initial dan final state berperan sebagai kondisi awal dan batas akhir perulangan. Dan counter berperan sebagai pengubah iterasi supaya terjadi progress dalam looping. Apabila tidak ada counter, maka looping akan berjalan terus tanpa berhenti karena nilai iterasi tidak berubah.

Dibawah ini ada beberapa Notasi Algoritma mengenai looping sederhana yang saya tulis sendiri, semoga bisa bermanfaat bagi anda.

(Maaf jika adanya kekurangan dalam segi kerapian indentasi dikarenakan tidak bisa diberi indent secara otomatis oleh karena saya copy-paste dari catatan yang saya tulis sendiri di notepad++ sebelumnya. Yang sebenarnya text aslinnya semuanya di notepad++ sudah dalam kondisi berindentasi/rapi)

 

/*
NAMA : NATHANAEL FREDERICKO W
NIM : A11.2018.10882
MAKUL : DASAR PRMROGRAMAN (TEORI)
TEMPAT : RUMAH
TANGGAL : –
PROGRAM : LOOPING DENGAN MENGHASILKAN OUTPUT TERTENTU
*/

// JUDUL
OUTPUT : 2 4 6 8 10 12

// KAMUS
x <- integer

// DISKRIPSI
x = 2
repeat
{
output (x)
x = x + 2
}
until (x >= 12)

 

// JUDUL
OUTPUT : 12 10 8 6 4 2

// KAMUS
x <- integer

// DISKRIPSI
x = 12
repeat
{
output (x)
x = x – 2
}
until (x <= 2)

 

// JUDUL
OUTPUT : 2 12 4 10 6 8 8 6 10 4 12 2

// KAMUS
x, y <- integer

// DISKRIPSI
x = 2
y = 12
repeat
{
output (x)
output (y)
x = x + 2
y = y -2
}
until (x >=12 or y <= 2)

 

// JUDUL
OUTPUT : 1 9 2 7 3 5 4 3 5 2 6 1 7 0 8 -1 9 -2 10 -3

// KAMUS
x, y <- integer

// DISKRIPSI
x = 1
y = 9
repeat
{
output (x)
output (y)
x = x + 1
y = y – 2
}
until (y <= 3)
y = y + 1
repeat
{
output (x)
output (y)
x = x + 1
y = y -2
}
until (x > 10 or y < -3)