NOTASI ALGORITMA – SORTING (BUBBLE & INSERTION)

Pada dasarnya sorting adalah pengurutan. Ya, semua pasti juga tau apa itu pengurutan, tapi apakah semua tau bagaimana pengurutan itu sendiri? Dari yang saya pelajari, sorting adalah proses mengatur sekumpulan objek menurut aturan atau susunan tertentu. Urutan objek tersebut dapat menaik atau disebut juga ascending (dari data kecil ke data lebih besar) ataupun menurun/descending(dari data besar ke data kecil).

Ada banyak macam metode sorting, namun kali ini saya akan menuliskan notasi algoritma sorting dengan metode bubble sort dan insertion sort menggunakan array.

(Maaf jika adanya kekurangan dalam segi kerapian indentasi dikarenakan tidak bisa diberi indent secara otomatis oleh karena saya copy-paste dari catatan yang saya tulis sendiri di notepad++ sebelumnya. Yang sebenarnya text aslinnya semuanya di notepad++ sudah dalam kondisi berindentasi/rapi)

/*
NAMA : NATHANAEL FREDERICKO W
NIM : A11.2018.10882
MAKUL : DASAR PRMROGRAMAN (TEORI)
TEMPAT : RUMAH
TANGGAL : 29-11-2018
PROGRAM : METODE SORTING
*/

// JUDUL
BUBBLE SORT

// KAMUS
arr <- array [n] of integer
a,b <- integer
n <- integer
temp <- integer

// DISKRIPSI
input (n)
a <- 0
while (a < n) do
{
input (arr[a])
a <- a + 1
}

a <- 0
while (a < n) do
{
b <- a + 1
while (b < n+1) do
{
if (arr[a] > arr[b]) then
{
temp <- arr[a]
arr[a] <- arr[b]
arr[b] <- temp
}
b <- b + 1
}
a <- a + 1
}

a <- 0
while (a < n) do
{
output (arr[a])
a <- a + 1
}

 

// JUDUL
SELECTION SORT

// KAMUS
arr <- array [n] of integer
i, j <- integer
n <- integer
key <- integer

// DISKRIPSI
input (n)
i <- 0
while (i < n) do
{
input (arr[i])
i <- i + 1
}

i <- 1
while (i <= n) do
{
key <- arr[i]
j <- i-1
while (i >= 0 and arr[j] > key) do
{
arr[j+1] <- arr[j]
j <- j – 1
}
arr[j+1] <- key
i <- i + 1
}

i <- 0
while (i < n) do
{
output (arr[i])
i <- i + 1
}