Cara Membuat dan Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Mobil

Surat perjanjian jual beli merupakan satu hal penting dalam transaksi. Termasuk ketika melakukan jual beli mobil. Contoh surat perjanjian jual beli mobil juga saat ini sangat mudah untuk didapatkan.

Saat membuat surat perjanjian jual beli mobil, ada beberapa hal yang harus dipastikan ada di dalam isi. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini merupakan cara membuat dan contoh dari cara menulis surat perjanjian jual beli mobil dengan benar.

Cara Membuat dan Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Mobil

Saat membuat surat perjanjian jual beli mobil, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan memastikan isi surat sudah benar-benar tepat.

1. Waktu dan Tempat Transaksi

Bagian pertama untuk cara membuat surat jual beli yang tepat adalah adanya waktu dan tanggal transaksi. Kedua hal ini harus ada di bagian paling atas dari surat perjanjian yang dibuat.

Contohnya seperti: Perjanjian jual beli mobil, dimana pihak pertama menjual kepada pihak kedua pada 7 November 2020 di Bandung.

2. Identitas Pihak Pertama dan Kedua

Identitas dari pihak pertama dan kedua harus ada di dalam surat perjanjian. Bukan hanya dituliskan secara mendetail di dalam surat. Melainkan juga disertakan dalam bentuk fotokopi. Identitas ini bisa berupa KTP atau juga SIM dari kedua belah pihak.

Contohnya: yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Asep Setiadi

Alamat: Jalan Pahlawan Kebangsaan 5/78, Bandung

Nomor KTP: xxxxx

Nomor Telepon: xxxxx

Selanjutnya akan bertindak sebagai pihak pertama.

3. Detail Transaksi

Transaksi yang dilakukan seharusnya dibuat secara mendetail. Detail transaksi ini seperti jenis dan tipe mobil, nomor dokumen, sampai tahun mobil. Di dalam transaksi juga disebutkan mengenai harga yang disepakati untuk penjualan mobil tersebut. Termasuk juga mengenai sistem pembayaran dan lain-lain.

4. Pasal Kesepakatan

Setelah detail transaksi, berikutnya merupakan pasal kesepakatan lain yang disetujui kedua pihak pertama dan kedua.

Contoh surat perjanjian jual beli mobil di atas kemudian ditutup dengan materai dan juga tanda tangan dari kedua pihak. Semoga informasi ini membantu ya.