Skip to toolbar

Mengenal Proses Pengecoran Beton

proses pengecoran bangunan

Teknologi penerapan project konstruksi beton pada gedung bertingkat alami perubahan yang begitu cepat, baik dari pemrosesan bahan campuran sampai pada tingkat penyelesaiannya, diantaranya pada cara memakai perlengkapan pengecoran beton. Perlengkapan yang ada harus disamakan dengan ketinggian bangunan itu, selain memperhatikan situasi di atas lapangan atau pertimbangan-pertimbangan lain dari kontraktor. 

Salah satunya elemen struktur gedung bertingkat yang memakai beton serta mempunyai volume yang besar adalah konstruksi balok serta pelat lantai. Beton adalah kombinasi agregat halus, agregat kasar, semen, serta air tanpa atau dengan bahan penambahan yang lain (Murdock,1999). Pengadukan beton dengan cara masinal ada dua yakni beton site mix yang dibuat dengan concrete mixer (molen) pada tempat project serta beton ready mix (siap gunakan) dibuat pada perusahaan batching plant di luar project. 

Dalam penerapan pengecoran beton dengan cara konservatif pada gedung bertingkat yang memakai beton siap gunakan (ready mix), ada banyak perlengkapan pengecoran yang dipakai seperti lift cor serta concrete pump. Lift cor adalah alat untuk mengalihkan beton dengan cara vertikal dengan memakai bucket. Concrete pump adalah alat yang berbentuk pipa atau selang yang bisa terpasang gabungan vertikal serta horizontal atau miring untuk memompa serta mengalirkan beton. 

Tiap perlengkapan pengecoran yang dipakai membuahkan produktivitas yang berbeda- beda hingga punya pengaruh pada lamanya waktu pengecoran serta benar-benar erat hubungannya dengan ongkos yang akan dikeluarkan dalam penuntasan project. Pilihan memakai perlengkapan pengecoran yang pas pasti memberikan keuntungan kontraktor. Untuk memperoleh referensi dalam mengakhiri pekerjaan pengecoran, karena itu perlu dikaji produktivitasnya agar diprediksikan ongkos serta waktu penerapan yang maksimal. 

Baca Juga Mengenal Lebih Jauh Tentang Jayamix

Artikel kesempatan ini mempunyai tujuan untuk memberi info tentang beton cor: 

1. Untuk menganalisa produktivitas pengecoran beton ready mix memakai perlengkapan lift cor serta concrete pump pada balok serta pelat lantai gedung 

2. Untuk menganalisa perbandingan ongkos serta waktu penerapan cara pengecoran beton ready mix memakai perlengkapan lift cor serta concrete pump

3. Untuk menganalisis titik impas volume pada ongkos serta waktu semasing perlengkapan pengecoran beton ready mix pada balok serta pelat lantai gedung

Jenis beton cor siap pakai yang banyak dikenal dan paling laku di pasaran retail adalah Mutu K225, K250 dan K300, bagi Anda yang sedang mencari harga ready mix k250 atau harga ready mix k300 bisa langsung untuk mengunjunginya untuk mendapatkan harga terbaik. Khusus untuk Anda yang tinggal di wilayah Bandung dan sekitarnya bisa mengunjungi harga ready mix bandung, sementara bagi Anda yang menetap di wilayah Lampung bisa mengunjungi harga ready mix lampung.

PENGECORAN BETON 

Beton adalah kombinasi di antara agregat halus, agregat kasar, semen portland atau semen hidraulik lainnya, serta air, tanpa atau dengan bahan additive (penambahan) untuk pemercepatan pemadatan (SNI 03-2847-2002). 

Pengecoran beton pada balok serta pelat lantai bisa dikerjakan sesudah struktur kolom usai ditangani, diteruskan dengan penempatan perancah serta bekisting, penulangan balok serta pelat lantai, selanjutnya diteruskan dengan pengecoran beton. 

Proses pengecoran beton diawali waktu beton plastis dituangkan ke cetakan baik memakai bucket (dibantu dengan alat berat) atau lewat pipa. Beton yang telah dituang ke tempat pengecoran selanjutnya dikonsolidasikan serta diratakan. Koalisi dilaksanakan mempunyai tujuan untuk kurangi rongga dalam beton, bisa dilaksanakan dengan cara manual dengan merojok memakai besi tangkai atau sekop, serta bisa dilaksanakan dengan alat penggetar (vibrator). Beton Ready Mix (Siap Gunakan) Beton ready mix menurut Nilson, dkk. (2008) ialah beton yang pencampuran materialnya d i b u a t di tempat batching rencana, selanjutnya beton ready mix berbentuk beton fresh diangkut memakai truk mixer ke tempat project. 

Pemakaian beton ready mix pada konstruksi bangunan benar-benar memberikan keuntungan dibanding dengan beton yang dibuat sendiri, terlebih bila dipakai dalam volume yang besar serta pada konstruksi pracetak. Keuntungan ini didapatkan dari waktu yang semestinya dipakai untuk proses pengerjaan beton bisa di hilangkan hingga pekerjaan cuman diperlukan waktu proses pengecoran beton, disamping itu proses pencampuran spesifik bisa terwujud serta kualitas beton yang diinginkan bisa tercukupi. 

Beton ready mix bisa disediakan dengan beberapa jalan, yakni (Peurifoy et al.,1996): 1. Central-mixed concrete, dimana pencampuran material beton seutuhnya dilaksanakan pada suatu mixer serta diangkut ke project dengan memakai truk molen. 2. Shrink-mixed concrete, di mana 1/2 pencampuran material beton dilaksanakan di pada suatu mixer selanjutnya dimasukkan dalam truk mixer serta pencampuran seterusnya dilaksanakan di perjalanan ke tempat project. 3. Truck-mixer concrete, di mana pencampuran material beton seutuhnya di truk mixer, dengan 70 sampai 100 putaran dalam satu kecepatan yang cukup untuk mencampurkan beton. Beton tipe ini biasanya disebutkan “transit mixer concrete” sebab digabung diperjalanan.

Truk mixer adalah alat yang dipakai untuk bawa kombinasi beton fresh dari pabrik pengecoran ready mix (batching rencana) ke tempat project dengan skema bak yang tetap berputar-putar dengan kecepatan yang telah ditata demikian rupa agar kombinasi beton semasa diperjalanan tidak menyusut mutunya.