CodeIgniter Web Service

Assalamualaikum wr wb

Selamat datang kembali di web saya, kali ini saya akan membahas mengenai web service. Web service sendiri berguna untuk membagi database yang kita miliki agar saling terkoneksi satu sama lain akan tetapi tetap memiliki batas akses bagi pengguna / pengembang lain.

Yang dapat mengakses database sendiri dan memiliki akses penuh adalah server (admin) , sedangkan pengguna juga bisa membaca database akan tetapi memiliki batas-batas tertentu atau disebut client.

Oke langsung saja ke pembuatan !!!

Langkah pertama seperti biasa , pastikan configurasi dalam file anda sesuai dengan spesifikasi laptop ataupun database pribadi kalian

Langkah selanjutnya yaitu membuat file di folder controller dengan nama file api.php seperti berikut

Langkah selanjutnya yaitu mengetes data / tabel tersebut dengan jsonview seperti berikut


sekian dari saya terimakasih

CodeIgniter CRUD Session untuk Register, Login dan Logout

Langkah pertama dan yang paling utama seperti biasa yaitu mengecek konfigurasi dalam folder config seperti berikut:

dan untuk username masih seperti biasa yaitu root dan tanpa password
Dan ada yang baru yaitu menyeting url di file autoload.php seperti ini

kita lanjut yang kemarin dengan menambahkan login dan logout


lalu hasilnya akan keluar seperti ini
sekian dari saya terimakasih

CRUD dengan UPDATE

tutorial bagaimana cara update (CRUD) dalam codeigniter

Langkah pertama dan yang paling utama seperti biasa yaitu mengecek konfigurasi dalam folder config seperti berikut:

dan untuk username masih seperti biasa yaitu root dan tanpa password
Dan ada yang baru yaitu menyeting url di file autoload.php seperti ini

Tambahkan 1 fungsi yaitu getData_khusus pada bagian model

Langkah selanjutnya adalah menyeting controler seperti berikut




Setelah setting controler sudah , kemudian lanjut pada bagian views , buat file baru yang bernama form_edit.php yang berisi seperti berikut

dan masih sama dalam folder views, edit file Home kalian seperti ini

Lalu eksekusi kan hasil nya , contoh seperti ini

Lalu klik update

Hasil akhir


CodeIgniter CRUD Insert

Kali ini saya akan memberi tutorial bagaimana cara insert (CRUD) dalam codeigniter

Langkah pertama dan yang paling utama seperti biasa yaitu mengecek konfigurasi dalam folder config seperti berikut:

Dan ada yang baru yaitu menyeting url di file autoload.php seperti ini

Lalu langkah selanjutnya yaitu masuk ke folder controllers kalian , dan disini nama file saya adalah Keset.php

Setelah setting controler sudah , kemudian lanjut pada bagian views , buat file baru berformatkan php dengan nama form_tambah.php lalu isikan seperti ini

dan masih pada folder views,buka file Home.php kemudian berinavigasi yg bertujuan untuk menambahkan data seperti berikut

Mempelajari MVC pada CodeIgniter

Assalamualaikum wr wb semuanya…

Saya Raoul Fahrizal Antono, disini saya akan menulis artikel mengenai apa-apa saja yang berhubungan dengan MVC,CodeIgniter,dan MVC pada CodeIgniter.

Untuk pertama, kita harus tau dulu apa itu MVC, MVC merupakan singkatan dari model,view,controler yang merupakan suatu konsep dalam pembangunan sebuah web. Dalam pembuatan web banyak sekali source code yang diperlukan atau dibutuhkan,dan dalam pembuatan tersebut agar tidak membuat bingung, digunakanlah konsep ini agar mempermudah orang dibalik layar tersebut (programmer). Konsep ini memetakan antara desain,penyimpanan data,antarmuka,data proses dan lain sebagainya.

Ada 3 konsep dalam pembuatan MVC ini antara lain :

  • Model, biasanya berhubungan dengan data dan interaksi ke database atau webservice. Model juga merepresentasikan struktur data dari aplikasi yang bisa berupa basis data maupun data lain, misalnya dalam bentuk file teks, file XML maupun webservice. Biasanya didalam model akan berisi class dan fungsi untuk mengambil, melakukan update dan menghapus data website. Sebuah aplikasi web biasanya menggunakan basis data dalam menyimpan data, maka pada bagian Model biasanya akan berhubungan dengan perintah-perintah query SQL.
  • View, merupakan bagian yang menangani presentation logic. Pada suatu aplikasi web bagian ini biasanya berupa file template HTML, yang diatur oleh controller. View berfungsi untuk menerima dan merepresentasikan data hasil dari model dan controller kepada user. View tidak memiliki akses langsung terhadap bagian model.
  • Controller, merupakan bagian yang mengatur hubungan antara bagian model dan bagian view. Pada controller terdapat class-clas dan fungsi-fungsi yang memproses permintaan dari View ke dalam struktur data di dalam model. Controller juga tidak boleh berisi kode untuk mengakses basis data Karena tugas megakses data telah diserahkan kepada model. Tugas controller adalah menyediakan berbagai variable yang akan ditampilkan di view, memanggil model untuk melakukan akses ke basis data, menyediakan penanganan kesalahn/error, mengerjakan proses logika dari aplikasi serta melakukan validasi atau cek terhadap input.

Apa itu CodeIgniter?

CodeIgniter adalah sebuah web application network yang bersifat open source yang digunakan untuk membangun aplikasi php dinamis.

CodeIgniter juga disebut framework (seperti di youtube pak Syaifur), yang mana framework sendiri memiliki pengertian yaitu “kerangka kerja” atau lebih jelasnya adalah kumpulan source code,prosedur,fungsi untuk mempermudah programmer dalam pembuatannya.

Alasan dalam penggunaan framework :

  • Mempercepat dan mempermudah pembangunan sebuah aplikasi web.
  • Relatif memudahkan dalam proses maintenance karena sudah ada pola tertentu dalam sebuah framework (dengan syarat programmermengikuti pola standar yang ada)
  • Umumnya framework menyediakan fasilitas-fasilitas yang umum dipakai sehingga kita tidak perlu membangun dari awal (misalnya validasi, ORM, pagination, multiple database, scaffolding, pengaturan session, error handling, dll
  • Lebih bebas dalam pengembangan jika dibandingkan CMS

Kembali ke codeigniter, codeigniter ini adalah salah satu framework yang digunakan dalam pembuatan PHP model MVC (model,view,control). CodeIgniter juga sangatlah lengkap fungsi dan prosedurnya , disertai dengan komen yang sangat jelas.

Perbandingan PHP biasa dengan CodeIgniter :

Alur kerja framework codeigniter

  • Index.php: Index.php disini berfungsi sebagai file pertama dalam program yang akan dibaca oleh program.
  • The Router: Router akan memeriksa HTTP request untuk menentukan hal apa yang harus dilakukan oleh program.
  • Cache File: Apabila dalam program sudah terdapat “cache file” maka file tersebut akan langsung dikirim ke browser. File cache inilah yang dapat membuat sebuah website dapat di buka dengan lebih cepat. Cache file dapat melewati proses yang sebenarnya harus dilakukan oleh program codeigniter.
  • Security: Sebelum file controller di load keseluruhan, HTTP request dan data yang disubmit oleh user akan disaring terlebih dahulu melalui fasilitas security yang dimiliki oleh codeigniter.
  • Controller: Controller akan membuka file model, core libraries, helper dan semua resources yang dibutuhkan dalam program tersebut.
  • View: Hal yang terakhir akan dilakukan adalah membaca semua program yang ada dalam view file dan mengirimkannya ke browser supaya dapat dilihat. Apabila file view sudah ada yang di “cache” maka file view baru yang belum ter-cache akan mengupdate file view yang sudah ada.

Cara instal CodeIgniter :

  1. Pertama kunjungi link sebagai berikut https://codeigniter.com/download (direkomendasikan untuk menggunakan code igniter 3 , karena codeigniter 3 yang lebih sering digunakan)
  2. Jika sudah terdownload, ekstrak file tersebut dan pindahkan hasil ekstrakan ke htdocs masing-masing (saya mengganti nama folder dengan “codeigniter”)
  3. Lalu bukalah texteditor anda (disini saya pakai visual studio code) , lalu open project folder , dan cari folder yang tadi sudah anda pindahkan di htdocs

Mantap , sudah selesai ! Itulah cara instal codeigniter.

”INTELLIGENT TRANSPORTATION SYSTEM (ITS)” UNTUK MENGURANGI PANJANG ANTRIAN DI PERSIMPANGAN

”INTELLIGENT TRANSPORTATION SYSTEM (ITS)”

UNTUK MENGURANGI PANJANG ANTRIAN DI PERSIMPANGAN

Oleh : RAOUL FAHRIZAL ANTONO

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN.. 3

BAB II PEMBAHASAN.. 5

BAB III KESIMPULAN.. 8

 

 

 

 

BAB I PENDAHULUAN

 

Intelligent Transport System (ITS) adalah integrasi antarsistem informasi dan teknologi komunikasi dengan infrastruktur transportasi, kendaraan dan pengguna jalan. Mengintegrasikan pengguna jalan, sistem transportasi, dan kendaraan melalui sistem informasi dan teknologi komunikasi serta membantu sistem transportasi secara keseluruhan untuk bekerja secara efektif dan efisien.

Sebagai aplikasi inti untuk pengelolaan lalu lintas kota, ITS akan mengelola dan menggunakan sumberdaya data yang dibagikan antara berbagai sistem pengelolaan informasi. Sistem tersebut memadukan informasi dan fungsi manajemen lalu lintas untuk memudahkan kerjasama antara beberapa sistem. Untuk mendapatkan informasi yang berasal dari berbagai sumber diperlukan mekanisme pengumpulan dan pengelolaan informasi yang standard.Untuk pengumpulan dan pengelolaan informasi yang standar ITS menggunakan 3 devices yaitu:

– CCTV

– Auto Traffic Control System (ATCS)

– Camera Counting

Intelligent Transportation System atau biasa disingkat ITS pada prinsipnya adalah penerapan teknologi maju di bidang elektronika, komputer dan telekomunikasi untuk membuat prasarana dan sarana transportasi lebih informatif, lancar, aman dan nyaman sekaligus ramah lingkungan.

 

Penerapan ITS telah dilakukan dinegara-negara maju seperti : Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Korea Selatan dan sebagainya. Negara berkembang juga sudah mulai menerapkan ITS dalam skala terbatas, misalanya sistem pengempulan tol secara elektronis dan sistem informasi lalu lintas.

 

 

Tujuan pembuatan ITS

Intelligent Transportation System dalam bahasa Indonesia berarti sistem transportasi cerdas. Sistem ini mempunyai tujuan dasar untuk membuat sistem transportasi yang mempunyai kecerdasan, sehingga dapat membantu pemakai transportasi dan pengguna transportasi untuk mendapatkan informasi, mempermudah transaksi, meningkatkan kapasitas prasarana dan sarana transportasi, mengurangi kemacetan atau antrian, meningkatkan keamanan dan kenyamanan, mengurangi polusi lingkungan, mengefisiensikan pengelolaan transportasi.

 

 

 

BAB II PEMBAHASAN

 

Lingkup ITS dapat berbeda pada masing-masing negara tergantung kepada kebijakan yang dibuat. Secara umum ITS mempunyai lingkup-lingkup sebagai berikut:

Advanced Traveller Information System

Sistem ini secara prinsip adalah sistem informasi yang menjadi panduan kendaraan untuk mendapatkan route jalan yang optimal. Pada pengembangan selanjutnya sistem ini bahkan diharapkan mampu untuk membantu pengemudi mengontrol kendaraan agar sampai ditujuan dengan aman, nyaman dan lancar.

Advanced Traveller Information System merupakan terminologi dari ITS America, sedangkan pada ITS Japan mengembangkan jenis Advances Navigation System. Teknologi yang digunakan adalah peta digital berbasis Geographic Information System (GIS), yang dipasang pada on board unit di kendaraan yang mirip dengan PDA (Personal Digital Assistant).

Advanced Traffic Management System

Advanced Traffic Managent System digunakan oleh pengelola jalan untuk memantau lalu lintas dan memberikan informasi real time kepada pengguna jalan. Tujuan sistem ini agar lalu lintas dapat dioptimalkan pada seluruh route alternatif yang ada, sehingga kemacetan dapat dihindari atau dikurangi dengan memberikan saran kepada pemakai jalan. Sistem ini juga memberikan informasi adanya hambatan atau kecelakaan pada route yang akan ditempuh, sehingga pengemudi dapat memakai alternatif route lain.

Input informasi di dapat dari sensor-sensor yang terpasang di ruas jalan, misalkan: digital camera video atau cctv, traffic analyzer, traffic counter dan sebagainya. Sedangkan untuk menyampaikan informasi kepada pemakai jalan, dapat digunakan berbagai alternatif media, misalkan: variable message sign atau electronic sign board, radio siaran khusus pemakai jalan dan sebagainya.

Incident Management System.

Incident Management System adalah sistem informasi yang digunakan untuk berbagai kejadian darurat, misalkan kecelakaan, longsor atau bencana lainnya. Berdasarkan hasil pemantauan sensor-sensor pada Traffic Management System, pengelola jalan atau pihak yang berwenang dapat memperoleh informasi lebih awal. Informasi dapat berupa besarnya kecelakaan, fatalitas kecelakaan, jumlah ambulans yang diperlukan, tenaga medis yang harus dikirim, alat penolong yang harus didatangkan dan sebagainya.

Informasi ini juga dapat diteruskan ke pihak-pihak lain yang terkait, misalkan rumah sakit, pemadam kebakaran dan lainnya. Sistem ini juga dapat memberikan informasi ke rumah sakit mana yang harus dituju agar korban kecelakaan segra sampai dengan cepat. Selian itu kondisi korban dapat terlebih dahulu disampaikan ke rumah sakit tersebut sebelum korban sampai di tempat.

Electronic Toll Collection System

Persoalan klasik pada jalan tol adalah lama waktu yang diperlukan untuk transaksi pelanggan di gerbang tol. Electronic Toll Collection diterapkan untuk mempersingkat waktu transaksi di gerbang tol dengan prinsip :

  • E-Payment atau Cashless Payment, yaitu pembayaran secara elektronis, tanpa menggunakan uang tunai.
  • Pemrosesan transaksi secara eletronis menggunakan jalur telekomunikasi antar gerbang tol.

Pada beberapa negara seperti Jepang, Australia dan Amerika Serikat, proses transaksi di gerbang tol dapat dilakukan tanpa kendaraan harus berhenti. Proses transaksi dilakukan secara wireless antara unit elektronis yang ada di kendaraan (on board unit) dengan computer network di jalan tol. Sedangkan sebagian negara seperti malaysia, menggunakan metoda yang masih memerlukan kendaraan untuk berhenti sebentar, karena pemakai jalan masih harus melakukan scanning kartu pembayaran pada reader yang tersedia di gardu tol.

Assistance For Safe Driving

Assistance for Safe Driving adalah bentuk dari ITS yang sangat maju. Kendaraan dilengkapi dengan sejumlah sensor yang dapat mengarahkan pengemudi unuk berkendara dengan aman. Sensor tersebut dihubungkan dengan sebuah komputer yang terpasang pada kendaraan.

Manfaat dari sensor dan komputer pada kendaraaan adalah memberitahukan kepada pengemudi jika tanpa sengaja sang pengemudi melakukan hal-hal:

  • Jarak dengan kendaraan lain terlalu dekat.
  • Berada di lajur jalan yang salah.
  • Kecepatan terlalu tinggi.
  • Terlalu dekat dengan tepi jalan.

Support for Public Transportation

ITS jenis ini diterapkan pada moda transpotasi umum, misalnya: pesawat terbang, bus, kapal laut, ferri, monorail dan kereta api. Selain diterapkan pada wahana transportasi publik, sistem ini juga diterapkan pada pada prasarana transportasi publik seperti: stasiun kereta api, terminal bus, shelter bus, pelabuhan dan bandara.

Tujuan penerapan ini agar pemakai transportasi umum mendapatkan informasi dan proses transaksi yang nyaman dan cepat.

 

 

 

 

 

BAB III KESIMPULAN

 

3.1   ITS (Intelligent Transportation System) adalah sistem yang menggunakan teknologi  maju untuk mengoperasikan sistem transportasi darat  dengan menghubungkan kendaraan satu sama  lain dan infrastrukturnya secara elektronik .

3.2   ITS adalah contoh sistem yang mempunyai kelebihan: mengatasi kemacetan, meningkatkan keamanan dalam berkendaraan dan ramah lingkungan

  • ITS di calgary terdiri dari beberapa subsistem yaitu:

3.3.1          Sistem Informasi untuk pejalan (Traveller)(Traveller Infromation                       System)

3.3.2          Manajemen kecelakaan (Incident Management)

3.3.3          Manajemen dan Kontrol lalulintas (Traffic Control and Management)

3.3.4          Kontrol dan Manajemen parkir (Parking Management and Control)

3.3.5          Pelayanan Transit (Transit Services)

3.3.6          Manajemen kendaraan umum (Fleet Management)

 

3.4   Dengan rekayasa sistem kita dapat melakukan  pendekatan yang baik untuk membangun projek ITS dengan melakukan pendekatan baik secara teknis maupun secara manajemen.

3.5   Secara teknis dan manajemen, rekayasa sistem dilakukan dengan menerapkan Diagram “V” selama siklus hidup sistem.

 

 

http://www.ajibsusanto.net/

”INTELLIGENT TRANSPORTATION SYSTEM (ITS)” UNTUK MENGURANGI PANJANG ANTRIAN DI PERSIMPANGAN