Pengertian Ta’aruf

Bagi sebagian orang, mereka tidak ingin mengambil risiko menikah tanpa benar-benar mengetahui pasangan mereka terlebih dahulu.

Itu sebabnya mereka sering berkencan satu sama lain untuk jangka waktu tertentu. Gaya berpacaran setiap pasangan berbeda tetapi masing-masing memiliki tujuan yang sama.

Tujuan akhirnya adalah untuk mengetahui lebih banyak tentang orang yang mereka sukai dengan harapan untuk menikah dengan mereka.

Jadi, apakah pernikahan dijamin akan terjadi? Tidak juga. Banyak faktor yang mempengaruhi keputusan itu. Pacaran tidak selalu dijamin memiliki akhir yang bahagia.

Banyak pasangan sering putus setelah bertahun-tahun berpacaran dan menikah dengan orang lain. Jika Anda ingin tahu lebih banyak, berikut adalah pengertian taaruf beserta penjelasan selengkapnya.

Ta’aruf dalam Islam

Untuk menghindari penyesalan dalam memilih orang yang salah, penting untuk mengetahui orang yang akan menikah.

Jadi, jenis PDKT yang tepat dalam Islam dikenal sebagai ta’aruf. Dalam hal ini, secara umum pengertian taaruf yaitu dimana seorang pria dan wanita berkenalan sebelum menikah tanpa melakukan pacaran.

Poin utama ta’aruf adalah saling mengenal satu sama lain dengan baik sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya. Ta’aruf juga tentang saling memperkenalkan sifat-sifat keluarga, memahami harapan dan impian satu sama lain.

Melalui hal ini, mereka dapat memutuskan apakah mereka pasangan yang cocok atau tidak. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan ta’aruf.

1. Bicara dengan Orang-Orang yang Dekat dengan Mereka

Berbicara adalah proses konsep penting Taaruf dalam Islam. Untuk mengetahui lebih banyak tentang pasangan masa depan Anda, bicarakan dengan orang-orang yang dekat dengan mereka.

Orang-orang terbaik untuk diajak bicara adalah anggota keluarga mereka. Tanyakan kepada mereka tentang kebiasaan, kepribadian, dan karakter mereka.

Tidak apa-apa untuk berbicara dengan teman terdekat mereka. Mereka mungkin tahu sesuatu yang tidak dimiliki keluarga mereka.

2. Temukan Kualitas yang Menarik tentang Mereka

Dari semua percakapan yang dilakukan oleh keluarga dan pasangan potensial, temukan kualitas yang menarik dari orang yang akan menghabiskan sisa hidup Anda.

Kekuatan mereka benar-benar dapat membantu Anda untuk mendapatkan gambar karakter mereka dengan lebih baik. Bagi para wanita, sifat-sifat positif mereka dapat menjadi Tanda sebagai Calon Suami yang Baik untuk menuju jenjang pernikahan.

3. Kenali Lingkungan Sekitar Mereka

Cari tahu seperti apa lingkungan mereka. Hal ini berarti mengenal tempat-tempat mereka berkumpul dari waktu ke waktu. Anda mungkin juga ingin tahu apakah tempat-tempat ini baik dan kompatibel dengan norma sosial dan juga Islam.

Salah satu hal tentang orang baik adalah bahwa mereka terbuka untuk mengatakan semua tentang kebiasaan sehari-hari dan tempat-tempat yang sering mereka kunjungi. 

4. Pelajari Kebiasaan Mereka

Biasakan diri dengan semua kebiasaan mereka. Mungkin ada beberapa hal buruk yang tidak bisa Anda terima. Penting untuk mengetahui kebiasaan baik dan buruk mereka.

Contohnya kebiasaan calon pasangan yang mengucap kalimat bismillah ketika akan melakukan segala aktivitas, maka harus kamu ketahui juga.

Jangan mengejutkan diri Anda dengan kebiasaan buruk mereka setelah menikah. Mungkin akan lebih sulit untuk menghadapinya.

5. Ketahui Prinsip Hidup mereka

Menikah berarti memiliki tujuan hidup yang sama. Penting untuk mengetahui apakah tujuan dan prinsip hidup Anda cocok dengan prinsip mereka.

Perbedaan apa pun bisa sangat sulit dikompromikan jika Anda baru tahu nanti setelah menikah.

6. Khitbah

Proses selanjutnya setelah konsep Taaruf dalam Islam disebut khitbah. Di sinilah kedua belah pihak merasa bahwa setiap persyaratan dan informasi sudah cukup.

Ketika mereka merasa benar satu tujuan, maka proposal tersebut dapat dilanjutkan. Khitbah membuka jalan untuk menikah. Perencanaan untuk pernikahan sekarang dapat dimulai.

Pernikahan tanpa pacaran seharusnya bukan sesuatu yang akan menyebabkan penyesalan. Proses ta’aruf mencakup seluruh aspek mengenal pasangan secara sangat rinci. Apa yang diharapkan dari ta’aruf adalah pernikahan yang berlangsung lama.

Jangan lupa baca juga artikel Islami lainnya di Imujio