6 Pandangan Islam Tentang Judi dan Hukum Judi Online Menurut Islam

slot online jackpot168 – Sebelum lebih jauh membahas judi dengan hukum judi online menurut Islam, ada baiknya menelaah dan merenungi sejenak arti judi dari ulama ahli fiqih atau biasa disebut ulama fuqaha dan dua ayat Alquran yakni ayat 90 dan 91 surat Al-Maidah. Secara umum judi ini merupakan sebuah tindakan bertaruh, menggunakan uang ataupun barang lainnya yang memiliki nilai.

Arti Judi

Dalam hukum fiqih, kata judi bila diartikan dalam bahasa syar’I dinamakan qimar atau maysir yakni sebuah interaksi oleh dua orang ataupun lebih untuk bertaruh merebutkan jasa maupun barang, di mana salah satu pihak akan diuntungkan namun pihak lainnya merugi, dengan cara menghubungkan transaksi ini dengan sesuatu peristiwa atau aksi.

Sementara judi dalam surah Al-Maidah pada ayat 90 dan 91 menerangkan sebuah peringatan bagi orang yang beriman bahwa berhala, arak atau alkohol, dan judi termasuk dalam perbuatan syaitan. Apalagi, judi dan khimar atau alkohol sangat berpotensi membuat Anda melalaikan salat dan tidak mengingat Allah SWT. Perbuatan tersebut pun akan mengakibatkan kebencian dan permusuhan antar sesama manusia.

Bila Anda berpikir secara rasional, judi dilihat dari beberapa sisi hanya akan merugikan Anda. Sebab secara matematis kesempatan menang dalam permainan judi ini kecil sekali, terlebih jika yang ikut bermain slot online jackpot168 banyak. Peluang Anda untuk memenangkan game ini semakin tipis. Diberlakukan hukum bagi para penjudi dalam Islam tentu didukung dengan alasan logis, seperti yang diterangkan sebelumnya.

Syarat Judi

Menjadi salah satu pemain dalam permainan judi, berarti Anda berperan aktif dalam game judi tersebut. Adapun syarat sebuah kegiatan dikategorikan sebagai judi menurut Islam dilihat dari berikut ini:

– Terdapat harta baik berupa uang atau barang berharga lainnya untuk bertaruh.

– Membuat suatu permainan yang dipakai sebagai penentu pemain mana yang memenangkan game dan yang kalah.

– Harta yang dipertaruhkan akan diberikan pada pemain yang memenangkan permainan. Jika Anda kalah maka Anda kehilangan harta dipertaruhkan dalam permainan. 

6 Pandangan Islam Mengenai Judi dan Hukum yang Melarang Praktik Judi

Melakukan judi maka Anda akan mendapatkan hukuman tak hanya di dunia, di akhirat kelak Anda pun akan menjalani hukuman, sebab judi adalah kesalahan serius dan melanggar aturan atau perintah Allah yang melarang perbuatan itu. Dalil yang memperkuat hal ini terdapat dalam Alquran dan hadis. Apalagi sekarang ini tersebar luas judi online, sehingga makin mempermudah pemain bermain judi.

Baik itu online ataupun offline, judi merupakan perbuatan yang dihinakan dan tercatat sebagai dosa yang memiliki hukuman berat. Suatu kesalahan bila Anda menganggap remeh dengan melanggar dan mengerjakan judi. Adapun pandangan Islam tentang judi ini pada ayat 90 dan 91 Al-Maidah, antara lain:

1. Allah SWT mensifati perbuatan judi sebagai najis merupakan tindakan yang kotor, menjijikkan, dan hanya memberi kehinaan bagi yang melakukannya.

2. Bermain judi sama artinya Anda mengikuti amalan setan, bila Anda tetap terus melakukan perbuatan itu, artinya Anda tengah berusaha menjadi setan mahkluk yang terkutuk.

3. Allah Azzawajala memakai kata jauhilah untuk memberitahukan pengharaman terhadap judi. Dalam perintah ini Allah menyatakan dengan tegas bahwa berjudi adalah haram, sehingga umat muslim tak hanya diperintahkan tidak bermain judi, untuk mendekati judi tak boleh dilakukan. Hal ini seperti larangan Allah terhadap zina yang tidak diperkenankan mendekati zina.

4. Dalam ayat tersebut Allah menerangkan perbuatan judi akan mengakibatkan sesuatu hal yang buruk.

5. Dampak buruk yang diterangkan berhubungan dengan hal penting dalam Islam yakni mendirikan solat, menjaga kesatuan dan juga persaudaraan. Karena perkara ini penting dalam Islam, sebab itu jauhilah judi agar tidak merusaknya.

6. Bagi yang melakukan judi sudah tentu mendapat hukuman berat. Lalu bagaimana terhadap orang-orang yang mengajak berjudi? Maka Anda wajib membayar kafarah dengan bersedekah sebagaimana sabda Rasulullah SAW. 

Dari penjelasan diatas sudah jelas, bahwa bermain judi dilarang dengan tegas oleh Allah SWT. Berjudi hanya memberikan dampak buruk bagi pemainnya, mungkin berjudi akan memberikan Anda kesenangan sesaat namun hukuman yang ditanggung amat berat di dunia. Ditambah lagi hukuman yang akan didapat tak kalah berat di akhirat nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *